Seni

4 Fakta Menarik Tari Saman yang Perlu Kamu Ketahui

Pinterest LinkedIn Tumblr

Kekayaan seni dan budaya yang dimiliki Indonesia selalu menjadi hal menarik untuk ditelusuri. Setiap produk tradisional di berbagai daerah memiliki nilai tersendiri yang diwariskan secara turun-temurun. Produk tradisional tersebut bisa berupa rumah adat, pakaian, kerajinan, musik, dan tarian. Salah satu yang mendunia adalah Tari Saman. Pada tahun 2011, tarian asal Aceh ini sudah ditetapkan oleh UNESCO dalam Daftar Representatif Budaya Takbenda Warisan Manusia.

Tari Saman merupakan tarian yang dilakukan secara berkelompok. Tarian ini berasal dari masyarakat Suku Gayo dan dikembangkan oleh seorang ulama di Aceh bernama Syekh Saman. Banyak hal menarik yang perlu kamu ketahui dari kesenian ini. Ada fakta apa saja? Simak ulasan berikut ini!

Syair Mengganti Musik Pengiring

Tari Saman
Image credit: opiqsaja (flickr.com)

Tidak seperti tarian pada umumnya yang diiringi oleh musik, Tari Saman dimainkan dengan lantunan syair-syair pengganti musik. Syair tersebut dilantunkan oleh penari. Selain lantunan syair, bunyi tepukan tangan juga menjadi unsur pengganti musik yang mewarnai gerakan tarian ini. Tepukan tangan tersebut dihasilkan dari tepukan telapak tangan ke dada, tepukan antar telapak tangan, hentakan tangan ke paha, serta suara petikan ibu jari dengan jari tengah.

Media Pengantar Pesan Nasehat

Image credit: Jihanira Sharmila (flickr.com)

Syair-syair yang dilantunkan dalam Tari Saman berisikan pesan nasehat bagi masyarakat Gayo untuk menuju kebaikan. Selain menjadi hiburan, tarian ini pun menjadi sarana penyebaran agama Islam melalui sisipan nilai-nilai kebaikan agama dalam setiap syairnya. Dalam syairnya pun disebutkan ajakan untuk menghormati orang tua dan hidup rukun dalam bermasyarakat.

Penari Berjumlah Ganjil

Image credit: NTUST-ISA (flickr.com)

Dalam pertunjukan Tari Saman, jumlah penari umumnya ganjil. Biasanya dimainkan oleh 13, 15, hingga 21 orang. Jumlah penari Tari Saman pun memiliki fungsinya masing-masing. Di setiap tarian ada tokoh pengangkat yang menjadi titik tengah para penari. Kemudian ada tokoh pengapit dan penupang yang berperan mendukung tarian. Seluruh bagian penari tersebut saling menopang keutuhan posisi agar barisan penari tetap rapat dan lurus. Ada pula bagian penari penyepit yang berperan penghimpit para penari agar barisan menjadi rapat. Setiap perubahan gerak tarian ditandai oleh seorang syekh yang bernyanyi dengan suara yang tinggi.

Gerakan Tari Memiliki Makna Sosial

Image credit: mariotapilouw (flickr.com)

Setiap komposisi dan gerakan dalam Tari Saman menyimbolkan makna-makna tentang kehidupan sosial. Contohnya pada barisan penari yang terbentuk secara horizontal, komposisi ini mengandung nilai masyarakat yang berada dalam kebersamaan dan kesatuan. Contoh lainnya adalah gerakan memukul dada yang menjadi simbol patriotik yang tertanam dalam jiwa masyarakat Gayo.

Audya
Author

Write A Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.