Inspirasi Travel Tips

Yang Perlu Dilakukan Untuk Mendapatkan Sertifikat Diving

Pinterest LinkedIn Tumblr

Kalau mengemudi, setiap orang butuh surat izin mengemudi atau SIM, tak terkecuali kegiatan air satu ini. Sertifikat Diving atau Diving License menjadi salah satu syarat sekaligus bukti jika kamu mampu untuk menyelam. Sayangnya Diving License satu ini memang cenderung menguras dompet sehingga tidak jarang orang mundur duluan sebelum dapat sertifikat diving. Selain Harganya yang mahal, waktu yang tersita untuk mendapatkan sertifikat tersebut terhitung cukup lama.

Jadi, apakah Diving License diperlukan? Mengingat sekarang pun banyak juga fasilitas menyelam tanpa sertifikat, namun didampingi oleh local guide setempat. Melansir detikTravel, Glenn Sjukrie, Diving Instructor dari Ody Dive Center Indonesia mengatakan jika Diving License benar-benar dibutuhkan.

Sjukrie mengatakan jika Diving License diperlukan karena menentukan kemampuan setiap diver saat berada di bawah air, juga kemampuan menjaga diri untuk keamanan. Tempat kursus diving pun menyediakan lisensi standar internasional, agar para penyelam dapat melakukan diving dengan aman.

Diving License biasanya dikeluarkan oleh banyak institusi. Beberapa diantaranya seperti Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) yang berafiliasi dengan Confederation Mondiale des Activites Subawuatiques (CMAS) Italia, Technical Diving International & Scuba Diving International (TDI-SDI), dan National Association of Underwater Indstructors (NAUI). Namun, yang paling banyak dijadikan acuan di Indonesia sekaligus bertaraf internasional adalah Association Diving Instructor (PADI).

Hakikatnya, fungsi dari Diving License sama seperti Driving License atau SIM. Setidaknya saat memutuskan ingin berkendara, sedikitnya pemilik surat atau sertifikat dianggap sudah mengetahui cara menyalakan mobil, beberapa gigi, memegang setir dan membelokkan kendaraan. Karena itu, Diving License dijadikan sebagai bukti bahwa setidaknya kamu sudah cukup mengerti menggunakan alat scuba.

Upaya Mendapatkan Diving License

Ilustrasi Kursus Diving (ramstein.af.mi)

Jika kamu ingin membuat license kegiatan ini, kamu perlu melakukan Program Sertifikasi Open Water atau Kursus Senam. Syarat utamanya adalah sehat jasmani dan rohani, memiliki kemampuan dasar renang. Kemudian cukup umur minimal 10 tahun, jika sudah menginjak umur di atas 15 tahun sertifikat dapat diperbarui.

Sjukrie pun mengatakan jika kursus selam biasanya dilakukan selama 4 hari. Dimulai dari kelas teori, latihan di kolam, hingga terjun ke laut secara intensif. Kocek yang dikeluarkan pun sekitar Rp 4.000.000 hingga Rp 5.000.000 untuk mendapatkan Diving License. Cukup dalam untuk mendapatkan sertifikat satu ini, namun jika diving menjadi salah satu hobi utama kamu. Kenapa harus urung niat untuk membuat Diving License?

Write A Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.