Inspirasi Travel Tips

Yang Harus Kamu Lakukan Jika Sakit Saat Solo Traveling ke Luar Negeri

Pinterest LinkedIn Tumblr

Liburan memang seru, namun tidak semua orang senang liburan bersama keluarga atau teman. Banyak pula orang yang lebih senang traveling sendirian. Dengan traveling sendirian, pelancong bisa lebih bebas menentukan destinasi, mengatur itinerary dan segalanya lebih mudah atau fleksibel. Sayangnya, melancong sendirian pun memiliki resiko juga. Karena saat kamu melancong sendiri ada kemungkinan saat kamu jatuh sakit harus mengurusi diri sendiri. Tentu kamu harus bisa mengantisipasi kondisi tubuh sebelum traveling atau saat di perjalanan kamu jatuh sakit. Selain melakukan vaksinasi sebelum traveling, berikut beberapa upaya yang bisa kamu lakukan saat jatuh sakit saat solo traveling di negara orang.

Jangan Paksakan Diri Untuk Menyelesaikan Itinerary

sakit saat solo traveling
Flickr.com/photos/yv/405634931/

Ketika kamu sudah merasa badan mulai tidak fit atau ada gejala sakit, sebaiknya kamu langsung beristirahat di penginapan. Jangan pernah memaksakan diri untuk menyelesaikan itinerary, karena semakin kamu memaksakan diri, semakin timbul penyakit yang menyerangmu. Selama masih gejala, kamu bisa beristirahat dan melanjutkan itinerary esok hari saat tubuh kamu sudah mulai stabil kembali.

Minum Obat Sebagai Upaya Pertolongan Pertama

sakit saat solo traveling
Flickr.com/photos/kurts_cc/4230934839/

Saat traveling, wajib hukumnya punya kotak P3K – apalagi kalau kamu lancong sendirian. Minimal dalam P3K kamu menyediakan ibuprofen, paracetamol, obat anti-maag/gastritis, obat anti-diare, dan masih banyak lagi. Jika kamu punya penyakit khusus – contohnya, asma, kamu harus sedia salbutamol atau inhaler. Obat-obatan ini dapat meringankan gejalan penyakit selama perjalanan. Kamu juga bisa beristirahat lebih nyaman dan dapat pulih sesegera mungkin saat traveling.

Beritahu Teman Sekamar Atau Resepsionis Hotel

sakit saat solo traveling
Flickr.com/photos/worldskillspiemonte/49212612923/

Memang susah jika sedang solo traveling lalu jatuh sakit. Maka sebaiknya kamu bisa memberitahu orang sekitar untuk mengetahui kondisi kamu, antisipasi jika kondisi kamu memburuk. Kamu bisa beritahu resepsionis hotel, jika kamu menginap di hotel. Jika kamu menginap di hostel dan sejenisnya, kamu bisa beritahu teman sekamar kamu. Sehingga orang tersebut bisa siaga dan memastikan kamu baik-baik saja.

Jika kondisi kamu memburuk dan terkena pilek serta batuk, sebaiknya meminta maaf karena mungkin saja batuk kamu mengganggu. Saat kondisi mulai tidak kondusif, kamu bisa meminta kamar yang lebih private agar tidak mengganggu pelancong lainnya.

Jika Kondisi Semakin Buruk Setelah 3 Hari, Segera ke Dokter dan Jangan Ragu Untuk Membatalkan Perjalanan

sakit saat solo traveling
Unsplash.com/photos/hIgeoQjS_iE

Memang rasanya cukup ragu jika memang harus ke rumah sakit, pasalnya biaya pengobatan di luar negeri tentu akan lebih mahal. Kamu bisa minta pertolongan orang terdekat seperti petugas penginapan untuk mencari rumah sakit terdekat. Selain dapat membantu selama perjalanan ke rumah sakit, jika negara yang kamu tuju memakai bahasa asing yang tidak kamu kuasai, orang tersebut dapat menjadi penerjemah kamu.

Setelah kamu mendapat penanganan, jangan ragu untuk membatalkan perjalanan. Sehingga kamu dapat lebih fokus untuk pemulihan kesehatan didampingi oleh keluarga atau saudara terdekat.

Punya Asuransi Perjalanan Agar Selalu Aman Setiap Traveling

sakit saat solo traveling
Unsplash.com/photos/_hH0dC6A-FM

Di negara tertentu, asuransi perjalanan menjadi syarat wajib untuk mendapatkan visa. Asuransi ini pun selain untuk mengantisipasi perjalanan saat pembatalan tiket pesawat dan kehilangan bagasi. Hal ini pun meng-cover biaya kesehatan jika sewaktu-waktu kamu sakit. Asuransi ini pun akan jauh bermanfaat bagi kamu yang akan liburan ke negara di Eropa dan Amerika. Jadi kamu tidak akan merasa “Dirampok” jika sewaktu-waktu kamu harus rawat inap di sana. Jangan karena di beberapa negara tidak mewajibkan kamu punya asuransi perjalanan, tapi tidak ada salahnya jika kamu menggunakan asuransi perjalanan. Supaya kamu tidak tekor karena sakit di luar negeri.

Itulah beberapa tips yang bisa kamu terapkan jika kamu jatuh sakit saat solo traveling di luar negeri. Jangan abaikan kesehatan kamu saat traveling ya! Agar pengalaman traveling kamu tetap asik tanpa sakit.

Write A Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.