Informasi

Travel Alert vs Travel Warning, Serupa Tapi Tak Sama. Ini Penjelasannya!

Pinterest LinkedIn Tumblr

Penyebaran wabah virus corona saat ini di Indonesia mulai meluas, bahkan sudah tercatat sekitar puluhan jiwa yang terinfeksi virus covid-19 ini. Dampak yang paling dirasakan saat penyebaran virus corona ini semakin meluas adalah pada sektor pariwisata. Maka tidak heran jika pemerintah pun mengusulkan adanya status travel warning, untuk menekan angka infeksi virus corona. Walaupun rasanya mudah untuk dipahami, namun nyatanya travel warning pun sering disalahartikan. Bagi sebagian besar orang, sering saja keliru menanggapi imbauan atau peringatan  travel warning dan travel alert. Padahal dua hal tersebut bisa dibilang berbeda.

Walaupun tidak semua negara mengeluarkan imbauan atau status tersebut, setidaknya kamu sudah tahu ya. Sehingga kamu lebih teliti jika akan bertolak ke luar negeri. Jangan sampai kamu batal pelesir karena tidak tahu mengenai kedua imbauan tersebut. Jika kamu masih sulit membedakan antara travel warning dan travel alert, berikut perbedaan kedua terminologi tersebut!

Travel Alert, Imbauan Bersifat Jangka Pendek

virus corona berdampak pada imbauan travel warning dan travel alert
wowkeren.com

Melansir situs resmi Menlu Amerika Serikat melalui Travel and Leisure, travel alert adalah imbauan dari suatu negara yang sedang mengalami peristiwa jangka pendek yang perlu diketahui pendatang. Peristiwa jangka pendek yang dimaksudkan bisa seperti adanya penyebaran wabah penyakit, demontrasi publik, masalah diplomasi antar negara, atau dampak bencana alam yang menyebabkan adanya travel alert. Dengan adanya imbauan ini, kemungkinan negara tersebut mengalami kondisi tidak kondusif sementara waktu.

Biasanya, travel alert pun dicanangkan pemerintah setempat tidak secara tiba-tiba. Biasanya perlu beberapa waktu, sampai adanya proses evaluasi. Jika memang diperlukan, maka keluarlah kebijakan tersebut untuk para pelancong atau pendatang ke negara tujuannya.

Imbauan travel alert sebenarnya tidak melarang pelancong untuk datang ke negara tujuan. Hanya saja, dengan adanya travel alert, pelancong perlu lebih waspada saat mengunjungi negara tersebut. Guna mencegah adanya kadaan yang tidak diinginkan, termasuk terkena wabah penyakit yang sedang ditangani – jika travel alert yang dimaksud adalah karena wabah penyakit.

Travel Warning, Status yang Bersifat Lebih Keras dan Cenderung Untuk Jangka Panjang

perbedaan imbauan travel warning dan travel alert
piqsels.com

Jika sebelumnya, travel alert dicanangkan karena peristiwa jangka pendek dan masih memperbolehkan pelancong untuk datang. Berbeda dengan travel warning yang bersifat lebih keras dari travel alert. Mengutip dari Tripsavvy.com, adanya aturan travel warning dicanangkan kepada suatu negara dikarenakan ketidakstabilan suatu negara yang bersifat jangka panjang.

Contoh yang signifikan pun di antaranya terjadinya serangan teroris, tindakan kriminal secara besar-besaran, atau kondisi negara yang tidak stabil lainnya. Jadi wajar saja jika imbauan travel warning biasanya dicanangkan mendadak. Bahkan bisa saja terjadi saat kamu dalam kondisi di negara tersebut.

Kebijakan ini pun jika sudah dicanangkan akan membuat orang-orang sulit untuk keluar-masuk di negara tersebut. Karena dengan adanya travel warning, negara yang dicanangkan peringatan tersebut secara tidak langsung akan dilarang untuk dikunjungi oleh negara lain.

Kedua Imbauan Ini Memiliki Sistem Pencabutan yang Berbeda

Sebenarnya, kedua imbauan ini memiliki dampak yang sama yakni berkurangnya jumlah wisatawan. Maka untuk mengembalikan kestabilan jumlah pelancong yang keluar dan masuk di negara tersebut, imbauan perlu dicabut terlebih dahulu. Namun untuk mencabut kedua imbauan ini tentu akan berbeda prosedur dan prosesnya.

Jika travel warning bisa dicanangkan secara mendadak, maka pencabutannya pun dapat dilakukan secara mendadak pula. Tergantung dari peristiwa pemicu dicanangkannya peringatannya tersebut. Jika sekiranya peristiwa tersebut telah usai dan negara tersebut sudah dianggap aman untuk menerima pendatang, maka peringatan tersebut sudah boleh ditarik kembali.

Hanya saja, hal tersebut akan berbeda dengan imbauan travel alert. Pasalnya, walaupun imbauan ini muncul karena adanya peristiwa jangka pendek, namun pencabutannya pun tidak sembarangan. Butuh adanya evaluasi yang lebih lama dan perlu adanya tindak lanjut sampai negara dinyatakan benar-benar aman dan layak untuk dikunjungi dengan aman.

Write A Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.