Seni

Singapore Art Museum, Sekolah Tua yang Disulap Menjadi Museum Seni

Pinterest LinkedIn Tumblr

Banyak destinasi menarik yang bisa kita kunjungi ketika berlibur ke Singapura. Namun tak lengkap rasanya jika mengunjungi negara tetangga ini tanpa mampir ke Singapore Art Museum. Tempat yang menjadi primadona para pecinta seni rupa ini menampilkan beragam karya seni modern dan kontemporer dari banyak seniman di berbagai negara.

Singapore Art Museum
Image credit: instagram.com/singaporeartmuseum

Berlokasi di 8 Queen St dan Bras Basah Road, Singapore Art Museum telah dibuka untuk publik sejak 20 Januari 1996. Posisi bangunan museum ini berada di jantung kawasan seni dan budaya di Singapura. Di kawasan ini terdapat beberapa institusi seni terkemuka seperti LASALLE College of the Arts, Nanyang Academy of Fine Arts, YMS Arts Centre, Singapore Calligrahophy Centre, dan the Stamford Arts Centre. Museum ini pun menjadi museum seni pertama di Asia Tenggara yang memiliki fasilitas dengan standar internasional.

Koleksi Mencapai 7.000 Karya Seni

Koleksi yang ditampilkan Singapore Art Museum sebagian besar merupakan karya-karya dari seniman kontemporer di Asia, seperti Titarubi, Cheo Chai Hiang, Agus Suwage, Au Sow Yee, Lee Wen, Eko Nugroho, dan masih banyak lagi. Karya seni yang dipamerkan pun tidak hanya karya konvensional seperti lukisan dan patung saja, tetapi banyak pula karya berupa instalasi dan seni media. Koleksi di Singapore Art Museum hingga kini sudah mencapai 7.000 karya.

SAM
Image credit: instagram.com/singaporeartmuseum

Bekas Bangunan Sekolah

Museum  ini memiliki beberapa bagian, antara lain bagian The Central Building, The Glass Hall, The Chapel, dan The Courtyards. Bagian The Central Building merupakan bagunan utama yang menampilkan ragam koleksi. Bangunan museum ini pada awalnya merupakan bangunan sekolah tua yang digunakan pada abad ke-19. Bagian ruangan-ruangan pameran yang digunakan kini, dahulunya merupakan ruangan kelas.

Baca artikel terkait Mengunjungi Art Institute of Chicago, Museum Seni Tertua di Amerika

Bergeser ke ruang selanjutnya, The Glass Hall. Ruangan berdinding kaca ini difungsikan sebagai ruang serba guna museum. Beberapa acara temporer biasanya diselenggarakan di ruangan ini, seperti lokakarya, diskusi, dan pembukaan pameran. Begitu pun dengan ruangan The Chapel, digunakan juga sebagai tempat berbagai acara seperti seminar, pemutaran film, lainnya. Sementara bagian The Courtyards merupakan halaman tengah yang juga menjadi tempat diselenggarakannya berbagai acara dengan kapasitas yang lebih banyak.

SAM
Image credit: instagram.com/singaporeartmuseum

Berkunjung ke Singapore Art Museum lebih menyenangkan jika bersama keluarga atau teman. Kita bisa belajar dan saling bertukar pendapat mengenai karya-karya seni yang ada di dalamnya. Tiket masuk museum ini serharga $10 untuk orang dewasa, $5 untuk anak di bawah 18 tahun serta lansia, dan gratis untuk anak di bawah 6 tahun. Museum ini buka dari hari Senin sampai Jumat, mulai pukul 10.00 hingga pukul 19.00 waktu setempat. Khusus hari Jumat, museum buka hingga pukul 21.00.

Audya
Author

Write A Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.