Kuliner

Selain Indonesia, 3 Negara Ini Punya Minuman Penghangat Tubuh Juga!

Pinterest LinkedIn Tumblr

Indonesia dikenal dengan ragam minuman penghangat tubuh nan berkhasiat seperti wedang ronde, bajigur, dsb. Tetapi, selain tanah air kita, beberapa negara juga punya jenis minuman serupa yang tak kalah berkhasiatnya. Biasanya minuman tersebut disajikan saat musim dingin. Mau tahu dari negara mana saja dan apa nama minuman tersebut? Berikut ulasannya!

Matcha, Jepang

Minuman penghangat
Image source : blog.davidstea.com

Matcha merupakan salah satu jenis minuman penghangat tubuh yang berasal dari Jepang. Dikenal juga dengan sebutan teh hijau, minuman ini menjadi salah satu minuman yang sering dikonsumsi oleh masyarakat lokal. Matcha sendiri terbuat dari bubuk teh hijau khusus yang diolah dengan metode khusus pula. Teh hijau yang biasa dijadikan matcha merupakan jenis teh yang ditanam secara tertutup atau hanya terkena 10 – 30% sinar matahari. Teh dengan cara penanaman seperti ini dianggap memiliki kualitas premium.

Tradisi minum teh di Jepang pertama kali dikenalkan oleh Cina pada era Dinasti Tang (600 – 900 masehi). Sejak saat itu, masyarakat Jepang menjadikan tradisi minum teh hijau sebagai bagian dari budaya mereka. Terlebih saat musim dingin, akan banyak orang yang menikmati minuman ini sebagai penghangat tubuh.

Sbiten, Rusia

minuman penghangat tubuh,
Image source : ifit.com

Minuman penghangat tubuh khas Rusia ini dinamai sbiten berdasarkan dari cara pembuatan minuman ini, yaitu dengan ditumbuk. Sbiten terbuat dari campuran air, jahe, madu, kacang-kacangan, daun mint, lemon, rosemary, bubuk cabai, dan bubuk kayu manis. Semua bahan dicampur hingga terciptalah minuman hangat yang berkhasiat bagi tubuh. Wah rasanya minum sbiten saat cuaca sedang dingin akan terasa nikmat, ya!

Sahlab, Timur Tengah

minuman khas
Image source : indopress.id

Sahlab merupakan minuman penghangat tubuh tradisional asal negara Timur Tengah. Di Palestina, Turki, Suriah, Lebanon, dan Yordania, minuman ini sangatlah populer. Sahlab memiliki tekstur yang lebih mirip seperti krim. Bahan untuk membuatnya meliputi susu panas, tepung jangung, bubuk kayu manis, kelapa parut, dan gula. Selain disajikan hangat, sahlab juga nikmat untuk diminum dingin lho! Kabarnya sahlab sudah ada sejak zaman Kekaisaran Ottoman. Kamu bisa menemukan minuman ini di kafe-kafe wilayah Istanbul hingga Beirut. Bubuk sahlab untuk kamu seduh sendiri pun mudah ditemukan di toko-toko khas Mediterania hingga Timur Tengah.

Dini
Author

Write A Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.