Seni

Piknik Sambil Melukis Ala Seniman Impresionisme

Pinterest LinkedIn Tumblr

Dalam dunia seni rupa, ada sebuah aliran dalam pembuatan lukisan dengan menampilkan kesan cahaya yang kuat. Aliran ini dikenal dengan gaya Impresionisme. Lukisan-lukisan dengan gaya ini umumnya menggambarkan suasana alam dan aktivitas manusia. Biasanya warna-warna cerah dihadirkan dalam lukisan jenis ini.

Istilah “Impresionisme” diambil dari salah satu karya pelukis asal Prancis, Claude Monet. Gaya ini pertama kali berkembang di Paris pada sekitar tahun 1860. Di sana terbentuk kelompok seniman yang memiliki kesempatan untuk berpameran di The Paris Salon, salah satu tempat bergengsi untuk menampilkan karya seni.

Fotografi Menjadi Hal yang Diresahkan

Claude Monet Impresionisme
Lukisan karya Claude Monet | Image source: Musee Marmottan Monet

Kelahiran gaya Impresionisme didorong atas perkembangan teknologi yang semakin maju. Pada saat kemunculan fotografi, para seniman berpikir bahwa alat tersebut dapat menggeser kedudukan seni lukis dalam menggambarkan alam sekitar.

Dari keresahan tersebut, mereka pun mencoba mengembangkan gaya lukis dan mencari makna baru melalui Impresionisme. Claude Monet pun membawa kanvas keluar studio dan menjelajahi lingkungan di sekitarnya. Ia kemudian menggambarkan berbagai suasana taman di kampung halamannya.

Melukis di Alam Terbuka

Claude Monet Painting by the Edge of a Wood ?1885 by John Singer Sargent 1856-1925
“Claude Monet Painting by the Edge of a Wood” (1885) karya John Singer Sargent | Image source: tate.org.uk

Kegiatan melukis di alam terbuka yang biasa dilakukan seniman Impresionisme ini biasa disebut dengan “En plein air”. Pelukis John Singer Sargent pernah melukiskan aktivitas Claude Monet ketika sedang melukis di tengah hujan. Lukisan Sargent tersebut berjudul “Claude Monet Painting by the Edge of a Wood”.

Selain Monet, pelukis Impresionisme lain yang juga melakukan aktivitas en plein air antara lain George Seurat, Pierre-Auguste Renoir, Frederic Bazille, dan Alfred Sisley. Umumnya tujuan para pelukis Impresionisme mengerjakan lukisannya secara langsung di luar ruangan adalah untuk menangkap cahaya matahari yang jatuh di atas objek yang dilukis.

Cahaya dalam lukisan Impresionisme merupakan kekuatan yang utama dalam pembuatan karya semacam ini. Pemilihan warna ini dipengaruhi atas penemuan teori warna oleh ilmuwan Isaac Newton dan Eugene Chevreul. Mereka melakukan percobaan menyorotkan cahaya pada prisma. Dari percobaan tersebut, mereka menemukan warna-warna pelangi dan menyimpulkan bahwa warna di sekitar kita berasal dari cahaya.

Keindahan lukisan-lukisan impresionisme masih dapat kita lihat hingga kini di museum-museum seni modern yang tersebar di berbagai negara. Di Prancis sendiri terdapat sebuah museum yang dikhususkan menampilkan karya-karya Impresionisme, yakni Museum of Impressionism Giverny.

Ingin mencoba piknik dengan cara lain? Melukis di alam terbuka seperti seniman Impresionisme bisa jadi pilihannya loh.

Baca juga 7 Museum Seni di Paris

Audya
Author

Write A Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.