Seni

Nikmati Suasana Futuristik di Wave of Tomorrow

Pinterest LinkedIn Tumblr

Kamu suka seni? Kamu suka musik juga? Butuh sesuatu yang lebih dari seni dan musik? Nah, kamu wajib banget datang ke Wave of Tomorrow. Perhelatan yang digelar di The Tribrata, Jalan Darmawangsa II, Jakarta Selatan ini menyuguhkan sebuah festival yang tidak biasa. Diselenggarakan mulai 20 – 29 Desember 2019 yang dibuka oleh Where’s Anja? dan Studiorama DJ.

Wave of Tomorrow
Image credit: waveoftomorrow.id

Wave of Tomorrow merupakan sebuah pameran seni media yang menampilkan beragam instalasi seni dengan kebaruan-kebaruan yang melibatkan teknologi seperti virtual reality, permainan cahaya, dan suara interaktif. Karya-karya tersebut dilahirkan dari sejumlah seniman dan kolektif lokal dan internasional. Di antaranya adalah Ouchhh, Tundra, Nonotak, Jakob Steensen, Maika, Sembilan Matahari, Kinara Darma x Modulight, Rubi Roesli/Birde, Motion Beast, Notanlab, Uvisual, Ricky Janitra, dan Farhanaz Rupaidha.

Kolaborasi Apik Seni dan Musik

Selain menikmati karya instalasi, kita pun akan disuguhi rangkaian penampilan musik yang memukau. Line up yang mengisi penampilan ini antara lain HAAi, Kunto Aji, Eva Celia, Danilla, Elephant Kind, Sal Priadi, Petra Sihombing, Future10, Dekadenz, Mantra Vutura, Sunmantra, Random Brothers, dan masih banyak lagi.

Wave of Tomorrow
Image credit: waveoftomorrow.id

Wave of Tomorrow kali ini merupakan kali kedua digelar. Dengan menggaet Mona Liem sebagai art curator dan Studiorama sebagai music curator, tajuk yang diangkat tahun ini adalah “Ahed of Its Time”. Berangkat dari konsep tersebut, Wave of Tomorrow menjadi ruang segar bagi karya-karya seni yang lebih eksperimental dengan semangat kolaborasi bersama para pegiat musik.

Untuk mengetahui lebih dalam seputar perkembangan seni dan teknologi, diskusi pun dihadirkan dalam rangkaian acara Wave of Tomorrow. Diskusi ini diisi oleh OUCHHH, Tundra, dan kolektor seni ternama, Wiyu Wahono. Melalui diskusi tersebut, publik akan diberikan wawasan mengenai hubungan medium karya, serta hubungan manusia dengan teknologi.

Gelaran ini terbuka untuk umum dan khusus 18 tahun ke atas. Tiket yang dibanderol seharga Rp 100.000/hari dan Rp 500.000 untuk VIP. Pembelian tiket dapat dilakukan on the spot. Untuk menuju venue, kita bisa menggunakan transportasi online. Kita pun bisa menggunakan Bus Transjakarta MR3 atau 1E dan berhenti di Stasiun MRT Blok A.

Audya
Author

Write A Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.