Destinasi Seni dan Budaya

Museum Konferensi Asia Afrika, Saksi Semangat Perdamaian Dunia

Pinterest LinkedIn Tumblr

Tidak jauh dari alun-alun Kota Bandung, terdapat sebuah gedung yang menyimpan peristiwa sejarah penting dunia. Tempat tersebut adalah Gedung Merdeka, sebuah gedung megah bergaya art deco yang berada di Jalan Asia Afrika. Di dalam gedung ini, terdapat museum yang merekam sejarah Konferensi Asia Afrika tahun 1955.

Untuk mengunjungi museum ini, kita tidak perlu membayar tiket masuk. Cukup dengan mengisi buku tamu yang telah disediakan, pemandu Museum Konferensi Asia Afrika akan mengenalkan kita dengan peristiwa bersejarah yang pernah terjadi di tempat ini.

Pintu masuk museum ini berada di sayap kanan gedung. Begitu masuk, kita akan disambut dengan patung diorama para tokoh penting dalam perhelatan Konferensi Asia Afrika tahun 1955. Patung-patung itu menggambarkan suasana pidato Soekarno. Tokoh-tokoh lain yang digambarkan diorama tersebut antara lain Ali Sastroamidjojo perwakilan Indonesia, Jawaharlal Nehru dari India, U Nu dari Myanmar, Mohammad Ali dari Pakistan, dan Sir John Kotelawala dari Sri Langka.

Diorama Museum Konferensi Asia Afrika
Image credit: pohoncemara (flickr.com)

Pada panel selanjutnya di Museum Konferensi Asia Afrika, terdapat foto-foto Gedung Merdeka dari masa ke masa. Di panel ini kita dapat mengetahui bahwa gedung ini didirikan oleh seorang arsitek Belanda terkenal, C. P. Wolff Schoemaker. Di samping panel tersebut terdapat koleksi museum berupa kursi rotan yang pernah digunakan oleh para pemimpin dunia pada saat Konferensi Asia Afrika tahun 1955.

Bergeser ke bagian yang lain, terdapat informasi mengenai latar belakang melaksanaan Konferensi Asia Afrika. Kita pun bisa melihat foto-foto dan berbagai kisah di balik perhelatan tersebut berlangsung. Di salah satu sudut ruangan, terdapat bagian penting dari peristiwa Konferensi Asia Afrika, yakni 10 butir Dasa Sila Bandung yang menjadi prinsip yang dipegang negara-negara di Asia dan Afrika untuk menjaga perdamaian dunia.

Dasa Sila Bandung
Image credit: pohoncemara (flickr.com)

Melihat Kemegahan Ruang Utama

Selain berkeliling di bagian ruang pameran tetap, kita pun akan diajak untuk menonton sebuah video singkat tentang Konferensi Asia Afrika di ruang audiovisual. Setelah itu, kita akan menuju sebuah ruangan yang sangat besar yang menjadi jantung Gedung Merdeka. Ruangan tersebutlah yang digunakan sebagai tempat berlangsungnya Konferensi Asia Afrika.

Museum Konferensi Asia Afrika
Image credit: konyeel (flickr.com)

Kursi-kursi yang dahulu digunakan para peserta konferensi tampak terawat bersih di dalam ruangan. Di bagian podiumnya, terdapat meja dan kursi serta bendera-bendara dari berbagai negara di Asia dan Afrika yang berjajar rapi. Bagian balkon ruangan ini saat Konferensi Asia Afrika berlangsung digunakan untuk para wartawan dan jurnalis yang meliput keberlangsungan acara.

Jika ingin mengetahui lebih lanjut tentang sejarah Konferensi Asia Afrika, museum ini menyediakan perpustakaan yang dapat diakses untuk umum. Buku-buku yang dimiliki perpustakaan ini berhubungan dengan sejarah dan politik Indonesia dari masa ke masa. Setelah puas berkeliling museum ini, kita dapat membeli beragam suvenir Museum Konferensi Asia Afrika di dekat pintu keluar.

Audya
Author

Write A Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.