Seni

Mengintip Lukisan-Lukisan Karya Sang Maestro di Museum Basoeki Abdullah

Pinterest LinkedIn Tumblr

Jika kamu menghabiskan waktu akhir pekan di ibukota, tak ada salahnya untuk mengunjungi museum yang satu ini yakni Museum Basoeki Abdullah. Sesuai dengan namanya, museum ini menyimpan koleksi lukisan karya sang maestro lukis, Basoeki Abdullah.

Museum ini berlokasi di Jalan Keuangan Raya No. 19 Cilandak Barat, Jakarta Selatan. Dari luar, bangunan ini tampak seperti sebuah rumah. Di bagian halaman depannya terdapat patung sosok Basoeki Abdullah lengkap dengan topi baretnya.

Museum Basoeki Abdullah
Museum Basoeki Abdullah | Image credit: instagram.com/musbadul

Didirikan sejak 25 September 2001, museum ini pun sering menggelar berbagai acara seperti senimar, lokakarya, hingga penelitian. Museum ini pun aktif menerbitkan berbagai kumpulan artikel, katalog, biografi, dan hasil penelitian.

Mengenal Basoeki Abdullah

Sejarah perkembangan seni rupa modern di Indonesia tentu tidak akan lepas dari sosok Basoeki Abdullah. Pelukis kelahiran 27 Januari 1915 ini terwarisi bakal melukis dari ayahnya Abdullah Suryosubroto.

Basoeki Abdullah sudah menyukai dunia seni sejak kecil. Ia pun menempuh pendidikan seni di Academie Voor Beeldende Kunsten di Den Haag, Belanda. Sejak tahun 1939, ia sering melakukan pameran di berbagai kota seperti Surabaya, Yogyakarta, Bandung, dan Medan.

Karya-karya lukisan Basoeki Abdullah kemudian dikumpulkan dalam museumnya. Tak hanya itu, barang-barang koleksinya pun disimpan di museum ini, seperti patung, topeng, wayang, dan lain sebagainya.

Menjelajahi Isi Museum

Total koleksi yang berada di dalam Museum Basoeki Abdullah mencapai 720 buah. Kita akan diajak mengenal sosok sang maestro begitu masuk ke ruangan memorial yang terletak di lantai 1 museum. Di ruangan ini, kita dapat melihat kamar tidur miliknya.

Museum Basoeki Abdullah
Museum Basoeki Abdullah | Image credit: Instagram.com/bothgraphy

Beranjak ke lantai 1, barulah kita akan melihat puluhan lukisan karya Basoeki Abdullah. Banyak tokoh-tokoh yang dilukisnya, seperti Presiden Soekarno, M. Hatta, Lee Kwan You, Sultan Hasanah Bolkiah, dan masih banyak lagi.

Masih di lantai yang sama, ada sebuah ruangan khusus yang digunakan untuk menyimpan barang-barang koleksi. Selain itu, di sini pun terdapat sebuah perpustakaan yang dapat diakses untuk publik. Perpustakaan ini menyimpan sekitar 3.000 buah buku miliki Basoeki Abdullah.

Ruang perpustakaan | Image credit: instagram.com/musbadul

Tiket masuknya tidaklah mahal. Cukup dengan membayar Rp 2.000 untuk orang dewasa dan Rp 1.000 untuk anak, kita dapat berkeliling dalam museum ini.

Museum Basoeki Abdullah buka mulai hari Selasa hingga Minggu. Mulai dari pukul 08.00 hingga 16.00. Sementara untuk akhir pekan, museum buka mulai pukul 09.00 hingga pukul 15.00.

Baca juga Menjelajahi Sejarah di Museum Gedung Sate yang Canggih

Audya
Author

Write A Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.