Inspirasi Kesehatan

Manfaat Mengonsumsi Omega 3 Bagi Kesehatan Otak

Pinterest LinkedIn Tumblr

Otak adalah satu organ yang menjadi pusat pengendalian seluruh tubuh. Jadi, pentingnya merawat organ ini sama pentingnya dengan organ tubuh lainnya. Omega 3 pun dikenal sejak dulu sebagai asupan nutrisi yang baik bagi otak. Omega 3 sendiri adalah sejenis asam lemak essensial, terdiri dari 2 jenis yakni EPA (Asam Elicosapentaenoic) dan DHA (Asam Docosahexaenoic). Kedua asam lemak tak jenuh tersebut mengendap di otak. Sayangnya, asam lemak satu ini tidak dihasilkan sendiri oleh tubuh, maka tidak heran jika setiap orang setidaknya mengonsumsi suplemen atau makanan yang mengandung asam lemak baik. Melansir Halodoc.com, berikut sederet manfaat dari asam lemak bagi otak.

Membantu Memperbaiki Aliran Darah ke Otak Serta Membentuk Sel Otak Baru

EPA dan DHA merupakan zat penting untuk mencegah terjadinya menumpuknya plak pada pembuluh darah. Maka, asam lemak dapat membantu memperbaiki aliran darah pada otak dan jantung. Dengan begitu, pembentukkan sel-sel pada otak ikut membaik.

Hal tersebut didukung oleh pendapat peneliti Bournemouth University asal Inggris, Simon Dyall. Baginya, asam lemak pada otak berkontribusi penuh pada proses pembentukan fundamental otak. Kandungan omega 3 dapat memengaruhi ekspresi gen, aliran darah, stres oksidatif, meningkatnya neurotransmitter, hingga memproduksi neuron baru.

Membantu Perkembangan Kognitif

Berbagai studi mengungkapkan jika bayi yang diberi formula yang mengandung omega 3, dapat memperbaiki berbagai hal seperti koordinasi gerak, fokus meningkat, keterampilan sosial, hingga skor tes kecerdasan. Tidak tanggung-tanggung, anak yang terlahir dri ibu yang mengonsumsi suplemen yang mengandung asam lemak ini selama kehamilan akan memiliki nilai akademis tinggi.

Sebuah penelitian dari Oxford University pada tahun 2012-2014 mendapat hasil jika anak-anak yang menerima asupan omega 3 memiliki kemampuan membaca lebih baik dan cepat. Terlebih, anak yang  mendapat asupan cukup omega 3 mendapat kualitas tidur lebih baik. Penelitian tersebut dinamai DOLAB Study.

Mengurangi Resiko Depresi

Selain meningkatkan kecerdasan, asam lemak ini pun digadang-gadang dapat mengatasi lebih baik dan menangkal gangguan kejiwaan lainnya. Omega 3 pun bisa menjadi alternatif lain dari antidepressan. Sebuah studi pada tahun 2006 yang dilakukan pada usia 6-12 tahun, asam lemak EPA dan DHA dapat membantu pengobatan depresi pada anak. Asam lemak yang berfungsi untuk melancarkan aliran darah pada otak dapat mengobati depresi yang aliran darahnya kurang lancar. Antidepresan pun dapat berfungsi maksimal jika dibarengi dengan asam lemak tersebut. Maka tidak heran jika asam lemak ini membantu proses penyembuhan orang yang mengalami gangguan kejiwaan seperti depresi.

Banyak juga kan fungsi dari omega 3, yuk mulai dari sekarang perbanyak mengonsumsi makanan atau suplemen yang mengandung asam lemak baik satu ini!

Write A Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.