Asal-usul Jawa

Mengintip Sang Gatotkaca, Pesawat N250 Karya BJ Habibie

Pinterest LinkedIn Tumblr

Indonesia kini tengah kehilangan sosok inspirasi yang berjasa dalam berbagai bidang, khususnya teknologi. Pada tanggal 11 September 2019, Presiden ke-3 Indonesia, Bacharuddin Jusuf (BJ) Habibie menghembuskan nafas terakhirnya. Selama hidupnya, beliau telah mencetak banyak karya dalam industri penerbangan di Indonesia. Salah satu karyanya yang masih dapat kita lihat adalah Pesawat N250 dengan sandi Gatotkaca. Pesawat ini masih tersimpan rapi dalam salah satu hanggar di PT. Dirgantara Indonesia (PTDI) di Kota Bandung.

Tak Kalah dengan Pesawat Buatan Amerika dan Eropa

Pesawat N250 sudah diperkenalkan sejak tahun 1989, purwarupanya mulai dikembangkan di tahun 1992. Pesawat dengan sandi Gatotkaca ini, baru terbang untuk pertama kalinya pada tanggal 10 Agustus 1995. Penerbangan tersebut terjadi selama 55 menit di udara. Momentum tersebut merupakan sejarah bagaimana Indonesia dapat menciptakan pesawat terbang dengan kualitas yang mampu bersaing dengan pesawat-pesawat buatan Amerika dan Eropa.

Pesawat dengan panjang 26,30 meter ini memiliki kapasitas 50 kursi penumpang dengan 2 kategori kelas, yakni VIP dan ekonomi. Interior yang dihadirkan cukup menawan, ruang kabin kelas ekonomi memiliki deretan kursi penumpang berwarna hijau-keabuan yang elegan, sementara kursi untuk kelas VIP dilapisi kulit berwarna coklat yang senada dengan warna furnitur kayu di dalam ruangannya.

Sudah Lama Ditinggalkan

Sayangnya pesawat ini sudah hampir 20 tahun ditinggalkan dan hanya ditampilkan di hanggar. Meski kondisi bagian luarnya masih terawat, namun bagian dalam pesawat tampak tidak terawat dengan baik, banyak bagian kursi yang terkelupas. Ditambah dengan mesinnya sudah sangat lama tidak dihidupkan, sehingga membutuhkan biaya pengembangan yang lebih tinggi untuk memfungsikannya lagi. Proyek pesawat N250 berhenti sejak tahun 1998. Hal tersebut terpaksa dilakukan karena krisis moneter Indonesia yang terjadi di era reformasi, terlebih ketika pemerintah menandatangani kerja sama dengan International Monetary Fund (IMF).

Kini pesawat Gatotkaca ini menjadi saksi bisu kecerdasan B. J. Habibie dalam mengejar ketertinggalan teknologi di Indonesia. Dalam waktu dekat, akan dipindahkan dari PTDI ke Museum Dirgantara Mandala di Yogyakarta. Pesawat tersebut nantinya dapat dilihat secara luas oleh masyarakat sebagai bukti karya anak bangsa Indonesia dalam dunia penerbangan.

Audya
Author

Write A Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.