Seni

Mengikuti Perjalanan Sejarah Seni Rupa Indonesia di Galeri Nasional

Pinterest LinkedIn Tumblr

Galeri Nasional Indonesia (GNI) menjadi salah satu tempat penting yang dapat kita kunjungi untuk menikmati beragam karya seni dan pameran yang rutin diselenggarakan setiap bulannya. Galeri yang berada di Jalan Medan Merdeka Timur No. 14 Jakarta Pusat ini juga menjadi tempat penting yang merawat dan menampilkan beragam karya seni dari seniman modern Indonesia sejak era kolonial Hindia Belanda, hingga era kontemporer. Karya-karya tersebut ditampilkan di Gedung B lantai 2, dan terbuka gratis untuk umum.

Pameran Tetap Koleksi Galeri Nasional Indonesia/Koleksi Negara kembali dibuka pada tanggal 23 Maret 2019. Penataan karya di dalam ruangan ini dilakukan oleh tim kurator yakni Bayu Krishbie dan Teguh Margono. Pameran ini buka dari hari Selasa hingga Minggu, mulai pukul 09.00 hingga 16.00 WIB.

Dari Radeh Saleh Hingga Heri Dono

Memasuki ruang Pameran Tetap Koleksi Galeri Nasional Indonesia, kita akan menemukan beberapa pembagian ruangan pameran karya. Di bagian ruangan pertama, terdapat ruangan koleksi GNI yang disusun berdasarkan timeline sejarah seni rupa modern Indonesia sejak abad ke-19. Ketika memasuki ruangan ini, kita kan disambut dengan lukisan self portrait Raden Saleh, salah satu pelukis di era Hindia Belanda.

Galeri Nasional
Image credit: instagram.com/galerinasional

Semakin dalam menjelajahi ruangan ini, kita akan menemukan karya-karya di era awal kemerdekaan seperti lukisan Dullah dan Hariadi Selobinangun. Kita pun akan diajak mengenal banyak seniman di era Orde Baru seperti instalasi karya Krisna Murti dan patung karya Arsono. Sejumlah karya seniman yang berkarir di era kontemporer pun turut ditampilkan di ruangan ini, salah satunya adalah karya Heri Dono yang berjudul “Born And Freedom”.

Heri Dono
Image credit: instagram.com/galerinasional

Baca artikel terkait 4 Galeri Seni Kontemporer di Jakarta yang Wajib Kamu Kunjungi

Bergeser ke ruangan selanjutnya, menampilkan karya-karya koleksi yang berjudul Paris 1959 Jakarta 1995. Sebagian besar lukisan dan karya lain yang dipamerkan merupakan hibah dari para seniman dunia. Hibah tersebut dilakukan melalui Atase Kebudayaan dan Pers Bapak Ilen Surianegara, serta Pameran Gerakan Non-Blok di tahun 1995.

Galeri Nasional
Image credit: instagram.com/galerinasional

Ruangan yang terakhir adalah ruang pameran tematik. Ruangan ini memamerkan koleksi-koleksi Galeri Nasional Indonesia sejak tahun 1999 hingga 2019. Karya-karya yang ditampilkan di ruangan ini dalam beberapa waktu tertentu diganti dengan karya-karya lain yang juga merupakan koleksi GNI.

Audya
Author

Write A Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.