Seni

Mengenang Sang Maestro Lukis di Museum Affandi

Pinterest LinkedIn Tumblr

Bagi para penikmat seni rupa, pasti sudah tidak asing lagi dengan nama Affandi. Namanya terkenal luas sebagai pelukis dengan gaya abstrak ekspresionisme yang banyak menampilkan subjek-subjek keseharian. Berbagai pameran tunggalnya diselenggarakan di sejumlah negara Asia, Eropa, dan Amerika. Jika ingin mengenal Affandi lebih jauh, Yogyakarta adalah tempat yang tepat untuk memulainya, karena di sana didirikan sebuah museum bernama Museum Affandi.

Affandi
Image souce: serupa.id

Sesuai dengan namanya, Museum Affandi menampilkan informasi tentang jejak-jejak kehidupan sang maestro lukis, termasuk karya-karyanya. Berlokasi di Jalan Laksda Adisucipto No. 167, museum ini selalu ramai dikunjungi terutama pada akhir pekan dan liburan.

Mengintip Isi Museum

Area Museum Affandi memiliki beberapa bangunan dengan fungsi yang berbeda. Di bagian bangunan pertama, kita akan memasuki sebuah ruangan seluas 314 meter persegi yang disebut dengan Galeri I. Ruangan ini menampilkan 70 karya lukisan Affandi yang dibuatnya sejak tahun 1939 hingga 1988. Di salah satu sudut ruangan terpajang sebuah mobil kuning tahun 1976. Selain mobil, terdapat artefak lain seperti sepeda, kuas, sendal, peralatan untuk merokok dan menulis peninggalan Affandi.

Museum Affandi
Image credit: Wesley & Brandon Rosenblum
(flickr.com)

Bergeser ke bangunan selanjutnya di Museum Affandi, kita akan memasuki Galeri II. Ruangan yang terdiri dari dua lantai ini digunakan sebagai galeri untuk menampilkan karya-karya koleksi dari seniman-seniman sejawat Affandi seperti Sudjojono, Hendra Gunawan, Barli, dan masih banyak lagi. Tak hanya karya lukisan, di Galeri II ini pun menampilkan karya-karya dengan medium lain seperti patung dan instalasi. Di antara bangunan Galeri I dan Galeri II, terdapat dua buah makam yang menjadi tempat peristirahatan terakhir Affandi bersama istrinya, Maryati.

Selanjutnya adalah Galeri III, yang berada di sebelah Galeri II. Ruangan ini baru selesai dibangun pada tahun 1999 oleh Yayasan Affandi. Peresmiannya baru dilakukan pada tahun 2000 oleh Sri Sultan Hamengkubuwono X. Bangunan dengan dua lantai ini menampilkan karya-karya lukisan Affandi dan Maryati di bagian lantai dasar. Sementara lantai atas Galeri III digunakan sebagai tempat penyimpanan dan restorasi karya-karya.

Selain galeri yang menampilkan karya-karya seni, Museum Affandi juga memiliki perpustakaan, guest house, tempat belajar seni untuk anak dan remaja, hingga kolam renang.

Audya
Author

Write A Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.