Seni dan Budaya

Mengenal Keindahan Budaya Jawa di Museum Ullen Sentalu

Pinterest LinkedIn Tumblr

Ada rencana menghabiskan liburan akhir tahun ke Yogyakarta? Kalau kamu masih bingung menentukan destinasi untuk disinggahi, Museum Ullen Sentalu bisa jadi pilihan yang menarik. Museum ini terletak di Jalan Boyong KM 25, Kaliurang Barat, Sleman. Di sini kita dapat mengenal seni dan budaya tradisional Jawa yang dirancang secara apik. Penamaan Museum Ullen Sentalu ini merupakan akronim dari kalimat dalam Bahasa Jawa, yakni, “Ulating blencong sejatine tataraning lumaku.”. Kalimat tersebut berarti, “Nyala lampu blencong merupakan petunjuk manusia dalam melangkah dan meniti kehidupan.”.

Suasana di kawasan Museum Ullen Sentalu ini sangat menyejukkan. Dengan alam pegunungan yang hening serta pepohonan yang rimbun, menggiring kita untuk masuk menjelajahi isi museum ini. Pintu masuk menuju museumnya tergolong unik, kita harus menyusuri sebuah lorong berdinding susunan batu bernama Guwo Selo Giri.

Menjelajahi Isi Museum dari Bawah Tanah

Museum Ullen Sentalu
Image credit: Miajobs (flickr.com)

Sebagian ruang pamer Museum Ullen Sentalu berada di bawah tanah. Di ruangan pertama, kita akan melihat susunanan alat musik gamelan. Pada bagian dinding ruangan terpajang beberapa lukisan yang menampilkan sosok Gusti Raden Ayu Siti Nurul Kamaril Ngasarati Kusumawardhani. Ia adalah putri dari K. G. P. A. A. Mangkunegara VII dan Gusti Kanjeng Ratu Timoer.

Bergeser ke lorong lain, kita akan menemukan susunan lukisan-lukisan tokoh Dinasti Mataram. Suasana di lorong lukisan ini sangat khidmat karena pencahayaannya dibuat temaram. Di ruang selanjutnya, terdapat koleksi-koleksi batik yang cantik dari era Sultan Hamengku Buwono VII – VIII.

Naik dari ruang bawah tanah, pemandu museum akan memberi kita minuman wedang ratu mas. Bagi masyarakat Jawa, minuman ini dipercaya sebagai ramuan awet muda. Jika telah selesai menikmati wedang tersebut, kita akan menyusuri koridor berpilar batu yang menampilkan berbagai arca bercorak Hindu dan Buddha. Salah satu yang ikonik di Museum Ullen Sentalu ini adalah replika bagian relief Candi Borrobudur yang diletakkan di halaman museum. Setelah puas berkeliling melihat koleksi Museum Ullen Sentalu, kita bisa berburu produk-produk khas Jawa. Mulai dari tas, baju, batik, hingga beragam kerajinan tangan tersedia di toko souvenir museum.

Museum Ullen Sentalu
Image credti: goatvomit59 (flickr.com)

Jika kamu tertarik untuk mengunjungi museum ini, kamu cukup membayar Rp 40.000 untuk tiket masuk orang dewasa, dan Rp 20.000 untuk anak-anak. Bagi pengunjung mancanegara, tiket masuknya dikenakan biaya sebesar Rp 100.000 untuk dewasa, dan Rp 60.000 untuk anak-anak. Waktu buka museum ini mulai hari Selasa hingga Minggu, dari pukul 08.30 hingga 17.00.

Baca juga Mengenang Sang Maestro Lukis di Museum Affandi

Audya
Author

Write A Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.