Event Seni

Mengenal Karya Legendaris Dolorosa Sinaga di Galeri Nasional Indonesia

Pinterest LinkedIn Tumblr

Setiap akhir pekan, Galeri Nasional Indonesia selalu ramai dikunjungi masyarakat ibu kota yang hendak melihat berbagai karya seni mau pun sekadar berfoto. Akhir pekan di awal bulan Februari ini pun tak lepas dari keramaian tersebut. Kali ini, Galeri Nasional Indonesia menyuguhkan pameran bertajuk “40 Tahun Aktivisme Seni Dolorosa Sinaga”.

Pameran ini berlokasi di Gedung B Galeri Nasional, Jakarta Pusat. Begitu masuk ke ruangan pertama, kita akan disambut dengan patung perunggu berjudul “I, The Witness II”. Di samping patung ini terdapat sebuah linimasa yang menampilkan perjalanan pematung Dolorosa Sinaga selama berkarya di dunia seni rupa.

Berkarya Selama 40 Tahun

Dolorosa Sinaga
Dolorosa Sinaga | Image credit: instagram.com/jakartscouncil

Dolorosa Sinaga merupakan seorang perempuan seniman yang aktif membuat beragam karya patung. Dalam pengantar pameran, disebutkan bahwa Dolorosa adalah sosok pendidik dan aktivis yang gigih berkarya sejak 40 tahun silam.

Di ruang pertama pameran, kita akan melihat karya-karya Dolorosa Sinaga, berdampingan dengan tulisan kutipan orang-orang terdekatnya mengenai sosok sang seniman. Salah satu patung yang menarik perhatian pengunjung adalah patung perunggu berjudul “General, Have You Read the Book of Love?”.

Patung Dolorosa Sinaga
Patung “General, Have You Read the Book of Love?” | Image credit: instagram.com/mrhstudiojkt

Patung tersebut menggambarkan seorang perempuan bersanggul yang sedang membuka buku. Di sampingnya terdapat figur tentara lengkap dengan helm sambil membawa senjata laras panjang, berdiri kikuk di samping perempuan.

Ketika memasuki ruangan kedua, kita akan lebih mengenal tema-tema yang diangkat dalam karyanya. Di ruangan ini terdapat karya-karya yang mengisahkan tentang perjuangan, perlawanan, dan keadilan.

Perjalanannya Dikemas dalam Sebuah Buku

Dolorosa Sinaga
Meja baca di ruang pameran | Image credit: Holamigo/Audya

Di ruangan terakhir, terdapat meja melingkar yang menampilkan buku “Dolorosa Sinaga: Tubuh, Bentuk, Substansi”. Buku ini diluncurkan tepat ketika dibukanya pameran ini. Kita pun bisa membaca buku ini di meja yang telah disediakan.

Masih di ruangan yang sama, terdapat peta yang menandakan letak karya Dolorosa Sinaga. Salah satunya adalah patung Multatuli yang kini berada di Museum Multatuli, Rangkasbitung. Di ruangan ini pun diperlihatkan miniatur patung tersebut.

Patung lainnya yang menarik perhatian adalah patung Gus Dur dengan gestur seperti patung Sleeping Buddha. Melalui patung ini, Dolorosa hendak memberikan penghargaan terhadap Gus Dur yang telah berani memperjuangkan hak kelompok minoritas di Indonesia.

Patung Gus Dur
Patung Gus Dur | Image credit: instagram.com/mrhstudiojkt

Selain pameran dan peluncuran buku, dalam rangkaian acara Dolorosa Sinaga pun digelar seminar “Seni, Aktivisme, Reproduksi”. Acara bincang-bincang ini diisi oleh berbagai pembicara terkemuka dari dalam dan luar negeri.

Pameran “40 Tahun Aktivitsme Seni Dolorosa Sinaga” berlangsung mulai 31 Januari hingga 11 Februari 2020. Untuk masuk ke dalamnya tidak dipungut biaya. Galeri buka mulai pukul 10.00 – 19.00 WIB.

Baca juga Menggali Semangat di Museum Sumpah Pemuda

Audya
Author

Write A Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.