Asal-usul Destinasi Jawa

Menelusuri Jejak Peristiwa Pertempuran Surabaya Bersama Surabaya Heritage Tour

Pinterest LinkedIn Tumblr

Setiap 10 November diperingati sebagai Hari Pahlawan, untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah berjuang menjaga kemerdekaan Indonesia. 10 November 1945 merupakan tanggal bersejarah ketika terjadi puncak peristiwa Pertempuran Surabaya. Pertempuan yang terjadi setelah kemerdekaan Indonesia ini berawal ketika pasukan Sekutu mendarat datang kembali untuk menduduki Indonesia. Lokasi-lokasi yang menjadi saksi peristiwa tersebut masih bisa kita kunjungi bersama Surabaya Heritage Tour.

Mulai bulan September 2019, Surabaya Heritage Tour menawarkan rute baru untuk menjelajahi kawasan bersejarah di Surabaya. Salah satunya adalah rute “Surabaya Kota Pahlawan”. Perjalanan ini merupakan program yang digagas oleh House of Sampoerna. Ditemani dengan bus merah kecil, kita akan diajak menyambangi lokasi-lokasi bersejarah tentang peristiwa Pertempuran Surabaya 10 November. Melewati apa saja bus kecil ini? Simak ringkasan lokasi-lokasi dalam ulasan berikut ini.

Penjara Kalisosok

Pertempuran Surabaya
Image credit: instagram.com/anjass.10

Lokasi awal penceritaan sejarah Pertempuran Surabaya oleh Surabaya Heritage Tour adalah Penjara Kalisosok. Penjara yang masih bertahan di kawasan Surabaya utara ini dibangun pada tahun 1808 ketika Hindia Belanda berada di bawah kepemimpinan Gubernur Jenderal H. W. Daendels. Penjara kali sosok menjadi saksi penahanan sejumlah pejuang kemerdekaan.

Ada salah satu insiden yang pernah terjadi di penjara ketika peristiwa Pertempuran Surabaya yang disebut dengan insiden Kapeten Huijer. Kejadian itu berlangsung pada 26 Oktober 1965 ketika para pasukan Inggris menyerbu penjara ini untuk membebaskan Kapten Huijer, wakil sekutu dari Angkatan Laut Belanda.

Baca artikel terkait Wisata Sejarah ke 5 Benteng Kolonial di Jawa

Kini beberapa bagian bangunan Penjara Kalisosok masih bertahan. Bagian bangunannya sudah dampak rusak dan ditumbuhi tanaman liar. Namun ada bagian pagar tembok dengan menara pengawas yang kini dihiasi dengan mural.

Gedung Internatio

Surabaya
Image credit: thisisinbalitimur (flickr.com)

Bergerak ke Krembangan Selatan, bus Surabaya Heritage Tour mengajak kita untuk menemukan lokasi bersejarah lainnya yakni Gedung Internatio. Gedung berwarna putih ini dahulu merupakan markas Pasukan Komandan Brigade ke-49 Inggris. Dalam Pertempuran Surabaya, gedung ini pun menjadi saksi ketika para pasukan Inggris dikepung oleh para pejuang dan arek-arek Suroboyo pada 30 Oktober 1945.

Gedung Internatio masih berdiri megah hingga kini, namun tidak dibuka untuk umum. Ornamen-ornamen art deco masih bertahan, ditambah akses cat merah pada sejumlah bagian luar bangunannya.

Jembatan Merah

Surabaya Heritage Tour
Image credit: Annisa Rahmadia (flickr.com)

Tujuan bus Surabaya Heritage Tour selanjutnya adalah Jembatan Merah yang melintasi sungai Kalimas, menjadi saksi lain dalam peristiwa Pertempuran Surabaya. Jembatan kayu yang kini dicat dengan warna merah ini pun menyimpan sejarah pertumpahan darah ketika para pejuang dan arek-arek Suroboyo melawan tentara Sekutu dan NICA-Belanda. Pada 30 Oktober 1945, mobil yang ditumpangi Brigadir Jenderal Mallaby, dicegat di dekat Jembatan Merah oleh para pejuang Indonesia. Insiden tersebut meletuskan baku tembak dan menewaskan jenderal tersebut. Kematiaannya menyebabkan keluarnya ultimatum gencatan sejata kepada pasukan Indonesia.

Tugu Pahlawan

Surabaya Heritage Tour
Image credit: IntAst.com (flickr.com)

Tujuan akhir bus Surabaya Heritage Tour dalam perjalanan sejarah Pertempuran Surabaya adalah Tugu Pahlawan. Monumen yang terletak di Jalan Pahlawan ini didirikan untuk memperingati Pertempuran Surabaya 10 November 1945. Di bagian bawah tanah monumen setinggi 41,15 meter ini terdapat sebuah museum yang menceritakan jasa-jasa para pahlawan dalam peristiwa 10 November tersebut.

Audya
Author

Write A Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.