Seni

Ketika Bandara Soekarno-Hatta Menjadi Galeri Seni

Pinterest LinkedIn Tumblr

Jika kita ingin melihat karya seni, tentu tempat yang akan dituju adalah galeri atau museum seni. Namun bagaimana jadinya jika karya seni dihadirkan di ruang publik terbuka seperti bandara? Bandara menjadi sebuah tempat yang selalu sibuk setiap harinya. Tak terkecuali dengan Bandara Soekarno-Hatta yang menjadi bandar udara utama di Jakarta. Kini kita dapat menikmati beragam karya seni dari sejumlah seniman kontemporer di bandara ini.

Hal tersebut sudah tak asing lagi dilakukan oleh berbagai pengelola bandara di banyak negara seperti di Hong Kong International Airport, Changi Airport Singapura, dan Denver International Airport. Menampilkan karya seni di ruang publik merupakan salah satu cara untuk meningkatkan nilai estetis pada suatu tempat.

Deretan Nama Seniman yang Terlibat

Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta menjadi ruang yang menampilkan karya-karya seni. Sederet nama seniman yang terlibat antara lain Eko Nugroho, Eddi Prabandono, Ichwan Noor, Angki Purbandono, Nus Salomo, Galam Zulkifli, dan Pintor Sirait. Karya dari grup Tromarama yang terdiri dari Herbert Hans, Febie Babyrose, dan Ruddy Hatumena pun turut ditampilkan.

Karya-karya tersebut tentu dikuratori oleh tim kurator. Tim ini beranggotakan Asikin Hasan, Rifky Effendi, Anusapati, Chris Darmawan, dan Enin Supriyanto. Karya yang ditampilkan di Bandara Soekarno-Hatta sebagian besar berupa lukisan, patung, dan instalasi dengan media campuran.

Tema besar yang dihadirkan pada karya-karya tersebut mengenai kebudayaan yang terus bergerak. Kebudayaan tersebut mencakup jejak masa kini dan masa depan. Ide awal untuk menampilkan karya seni di Bandara Soekarno-Hatta pun turut didukung oleh peran Dirut Angkasa Pura II, Budi Karya Sumadi. Ia menginginkan tampilan bandara yang lebih menarik dan modern.

Bandara Soekarno-Hatta
Karya Eko Nugroho | Image credit: ekonugroho.or.id

Salah satu yang menarik adalah karya Eko Nugroho berjudul “Rainbow Landscape”. Karya ini diletakkan di dinding bagian atas area pengambilan bagasi. Karya ini berupa instalasi berbahan aluminium yang diwarnai dan dibentuk dengan visual khas Eko Nugroho. Sambil menunggu antrean bagasi, kita dapat menikmati karya perupa ternama yang membentang ini.

Baca juga Museum MACAN Membocorkan 4 Seniman yang Berpameran Tahun 2020

Audya
Author

Write A Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.