Destinasi Indonesia Sulawesi

Kete Kesu, Desa Adat Eksotik Tertua di Tana Toraja

Pinterest LinkedIn Tumblr

Tana Toraja sudah menjadi primadona destinasi di Sulawesi yang patut dikunjungi. Namun jangan sampai kamu melewatkan destinasi eksotik satu ini. Tana Toraja menyimpan destinasi sacred gems yang tersembunyi ratusan tahun lamanya. Terdapat di Sanggalangi, Sulawesi Selatan. Kete Kesu menjadi destinasi eksotik yang telah ada sejak kurang lebih 400 tahun silam.

Melansir National Geographic Indonesia, hingga saat ini, desa ini tidak mengalami perubahan yang signifikan. Eksistensi Desa Kete Kesu pun layaknya museum yang berada di dunia nyata. Pengunjung yang tertarik datang langsung pun dapat melihat langsung bagaimana budaya dan tradisi yang masih dilakukan oleh masyarakat Toraja.

Salah satu keunikan yang bahkan menjadi magnet dari desa ini adalah dari budaya para warga lokalnya yang begitu serius menanggapi kematian. Hal tersebut dapat kamu perhatikan dari ritual ataupun pemakaman yang luar biasa megah. Tak jarang kamu akan menemukan kuburan yang menggantung dan situs pemakaman yang penuh akan dekorasi.

Desa Kete Kesu sendiri ditempati kurang lebih 20 kepala keluarga. Hampir sebagian besar keluarga tinggal di Tongkonan – yaitu rumah adat masyarakat Toraja. Sementara itu, di desa Ke’te Kesu terdapat 8 Tongkonan yang berbaris, lengkap pula dengan lumbung padi yang terhubung.

Sedikit Mengenai Tongkonan

Jika diteliti kembali, dinding Tongkonan memiliki hiasan tanduk kerbau yang menandakan status pemilik rumah. Jika menyimak warga lokal Toraja, hanya keturunan bangsawan yang boleh membangun Tongkonan. Sementara warga lokal biasa tinggal di rumah yang lebih kecil dengan desain yang tidak megah layaknya desain rumit Tongkonan.

Tongkonan memiliki bentuk atap layaknya sebuah perahu. Rumitnya bentuk atap rumah adat ini membuat sebagian orang yang ingin membangun Tongkonan perlu melibatkan seluruh anggota keluarganya. Salah satu Tongkonan yang berada di Kete Kesu beralih fungsi menjadi museum. Tongkonan satu ini memamerkan benda-benda unik dan bersejarah peninggalan masyarakat Toraja. Mulai dari keramik, patung, belati, parang, dan masih banyak lagi.

Selain memamerkan barang bersejarah, warga lokal Toraja pun membuka workshop bagi siapapun yang ingin membuat karya seni bambu. Setelah tahu uniknya desa satu ini, tentu kamu tidak akan pulang dengan tangan kosong. Kamu bisa membeli beberapa souvenir mulai dari aksesoris, tau-tau, dan masih banyak kerajinan tangan lainnya.

Sisi Mistis Kete Kesu, Bukit Buntu Kesu

Tumpukkan Tulang Manusia di Bukit Buntu Kesu, Kete Kesu (wikimedia.org)

Selain dari Tongkonan dan berbagai peninggalan bersejarahnya, di Ke’te Kesu pun terdapat batu menhir yang menandai jalan menuju Bukit Buntu Kesu. Jika di awal sudah diberi tahu jika desa legendaris ini benar-benar serius dalam menanggapi kematian. Di sinilah tempat di mana kamu akan melihat sendiri situs pemakaman yang usianya tujuh abad atau bisa dibilang 700 tahun lamanya. Saat kamu berjalan menuju tempatnya, jangan terkejut melihat banyak bongkahan tengkorak dan tulang manusia berserakan.

Warga lokal Toraja pun percaya, semakin tinggi posisi makam seseorang, semakin mudah juga roh orang tersebut berjalan menuju surga. Maka tidak heran jika warga lokal berketurunan bangsawan seringkali dimakamkan di tempat yang tinggi, sementara warga lokal biasa diletakan di kaki bukit. Ada pula makam yang diberi jeruji, karena patung jenazah yang berada di dalamnya menyimpan harta yang sengaja dikubur bersamaan.

Tengkorak yang Menumpuk di Kete Kesu (wikimedia.org)

Jalan Menuju Kete Kesu

Untuk bisa sampai ke desa legendaris ini, kamu perlu naik pesawat menuju Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makasar. Kemudian lanjutkan perjalanan melewati jalur darat. Kamu bisa lanjutkan perjalanan menggunakan bus dari Makasar menuju Rantepao Toraja selama kurang lebih delapan jam. Setelahnya, kamu pun perlu melakukan perjalanan kembali ke desa Ke’te Kesu selama satu jam.

Write A Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.