Seni

Kenali Ragam Motif Batik dari Berbagai Daerah di Indonesia

Pinterest LinkedIn Tumblr

Kamu pasti sudah tak asing lagi dengan batik. Kain tradisional nusantara ini selalu ditemukan hampir di seluruh tempat di negeri ini. Pada tahun 2009, UNESCO menetapkan batik sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi. Meski rasanya sudah begitu dekat dengan batik, tapi apakah kita sudah mengenal motif-motifnya? Nah, dalam ulasan berikut ini, ada beragam macam motif yang perlu kamu ketahui.

Batik Megamendung

Motif Batik Mega Mendung
Image credit: vixtor irwan (flickr.com)

Bentuk awan yang bertumpuk dan gradasi warna yang selaras menjadi ciri khas motif batik megamendung. Batik yang berasal dari Cirebon ini dipengaruhi oleh visual tradisional Tiongkok sejak masa Sunan Gunung Jati. Warna-warna yang umum digunakan dalam batik ini adalah warna-warna cerah seperti merah dan biru.

Baca artikel terkait Mengintip Kawasan Batik Trusmi, Destinasi Wisata Batik di Cirebon

Batik Parang

Batik Parang
Image credit: Dejahvoe Ivoe (flickr.com)

Jika kamu menemukan pola kain batik dengan komposisi horizontal yang tersusun dari bentuk seperti huruf S, maka pola tersebut adalah motif batik Parang. Motif ini merupakan salah satu motif paling tua di Indonesia yang sudah ada sejak era keraton Mataram Kartasura. Ada beberapa jenis motif batik parang, antara lain Parang Rusak, Parang Barong, Parang Klitik, dan Parang Slobog.

Batik Kraton

Batik Kraton
Image credit: infobatik.id

Batik Kraton merupakan salah satu batik yang sakral dan dikerjakan oleh para perempuan di lingkungan keraton. Ragam hias pada kain ini menampilkan unsur lingkungan dan falsafah hidup. Beberapa jenis batik kraton di antaranya Batik Kraton Yogyakarta, Batik Kraton Surakarta, Batik Pura Pakualaman, Batik Pura Mangkunegaran, dan Batik Keraton Cirebon.

Batik Sidomukti

Batik Sidomukti
Image credit: motifbatik.web.id

Motif batik yang satu ini memiliki ciri khas garis pembatas yang menciptakan bentuk belah ketupat. Di tengah bentuk belah ketupat tersebut terdapat visual-visual organik yang berkembang dari motif batik sidomulya. Umumnya batik Sidomukti menggunakan warna batik klasik, yakni warna coklat.

Batik Kawung

Batik Kawung
Image credit: Aditya Darmasurya (flickr.com)

Ciri khas pola batik Kawung adalah bentuk-bentuk lonjong mirip buah kawung. Motif batik ini memang terinspirasi dari bentuk bulatan buah kawung. Batik kawung biasanya memiliki bentuk 4 bulatan yang saling berpusat dan dibuat secara repetitif.

Audya
Author

Write A Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.