Kuliner

Intip Makanan Khas Tahun Baru dari 4 Negara Ini!

Pinterest LinkedIn Tumblr

Merayakan tahun baru bisa dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya menyantap makanan khas yang disajikan secara spesial di hari tersebut. Bukan tanpa alasan makanan tersebut disajikan pada hari pergantian tahun. Misalnya, sebagai pengharapan untuk mendapatkan nasib yang lebih baik di tahun berikutnya atau sebagai ungkapan rasa syukur karena telah diberi umur panjang. Kira-kira apa saja makanan yang disajikan khusus pada perayaan pergantian tahun dan dari mana asalnya? Apa makna dari hidangan tersebut? Simak informasi di bawah ini sampai akhir ya!

12 Anggur, Spanyol

12 anggur disantap saat malam tahun baru di spanyol
Image source: unsplash.com

Di Spanyol ada sebuah tradisi yang mengharuskan masyarakatnya memakan anggur sebanyak 12 buah pada malam tahun baru. Tradisi ini sudah ada sejak abad ke-20 dan dipelopori oleh para produsen anggur yang berdomisili di wilayah selatan Spanyol. Dalam tradisi tersebut, mereka yang merayakan pergantian tahun di Madrid harus pergi ke Puerta del Sol sebelum tengah malam dan berkumpul di alun-alunnya. Saat lonceng penanda pergantian tahun berbunyi untuk pertama kali, mereka harus memakan sebuah anggur. Bila lonceng terdengar lagi, satu buah anggur kembali dimakan. Begitulah seterusnya hingga lonceng berbunyi 12 kali dan total anggur yang harus dimakan adalah 12 buah.

Mie Soba dan Mochi, Jepang

toshikoshi soba tradisi tahun baru jepang
image source: Pinterest

Mie soba dianggap sebagai hidangan yang melambangkan umur panjang di Jepang. Sudah ada sejak abad ke-17, mie panjang ini ternyata memiliki peranan penting saat perayaan tahun baru. Masyarakat Jepang diharuskan menyantap mie soba saat merayakan pergantian tahun agar selalu diberikan umur yang panjang. Tradisi ini dikenal dengan sebutan toshikoshi soba. Selain soba, ada juga hidangan lain yang disantap saat perayaan pergantian tahun, yaitu mochi. Tradisi menyantap mochi ini disebut mochitsuki. Rasa mochi yang manis dan kenyal menjadikannya pas untuk sajian penutup setelah menyantap mie soba.

Hoppin’ John, Amerika Serikat

Image source: epicurious.com

Orang-orang di Amerika Serikat biasa menyantap hoppin’ john sebagai hidangan khas tahun baru. Makanan ini terbuat dari nasi yang dicampur dengan tumisan daging cincang, sayuran, dan kacang hitam. Yang menariknya lagi, penggunaan hidangan tersebut memiliki arti tersendiri lho! Misalnya sayuran yang merefleksikan mata uang, jagung yang berarti emas, dan kacang hitam yang mewakili koin. Dari kombinasi tersebut, hoppin’ john memiliki arti harapan baik untuk menyongsong tahun yang baru. Oh ya, ditilik dari sisi sejarahnya, resep hidangan ini pertama kali dipopulerkan di tahun 1847 dalam ‘The Carolina Housewife’ karya Sarah Rutledge.

Tamale, Meksiko

Image source: tasteofhome.com

Tamale merupakan hidangan khas tahun baru yang sangat populer di Meksiko. Bahan dasarnya adalah adonan jagung yang diberi isian keju dan daging. Tampilannya memang mirip lepet jagung khas Indonesia, hanya saja rasa tamale cenderung asin sedangkan lepet jagung lebih manis. Sebenarnya, bahan-bahan untuk membuat tamel sangat mudah ditemukan, hanya saja masyarakat lokal menyantapnya pada malam pergantian tahun. Hidangan ini juga sering disajikan sebagai salah satu sajian makan malam atau dijadikan sebagai buah tangan.

Dini
Author

Write A Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.