Asal-usul

Gedung De Majestic, Kenangan Bioskop Ternama di Kota Bandung

Pinterest LinkedIn Tumblr

Setiap akhir pekan, kawasan sekitar Alun-Alun Kota Bandung selalu ramai dikunjungi berbagai pelancong dari luar kota. Kawasan ini memang menjadi salah satu destinasi primadona di Kota Kembang karena kita dapat melihat bangunan-bangunan tua cantik yang masih bertahan hingga kini.

Tak terkecuali dengan bangunan yang satu ini, letaknya berada di samping Gedung Merdeka yang mengarah ke Jalan Braga. Dari depan, kita dapat melihat huruf penanda nama bangunannya, De Majestic.

Gedung Majestic tampak cantik dengan ornamen relief kepala kala di bagian depannya. Kini beberapa aksen warna emas menghiasi bagian luar bangunannya.

Pada bagian teras bangunan, kita dapat melihat proyektor tua yang besar. Dari proyektor tersebut, kita dapat menyimpulkan bahwa dahulunya bangunan ini merupakan sebuah gedung bioskop.

Bangunan Cagar Budaya yang Dilindungi

Gedung Majestic
Gedung Majestic di Jalan Braga, Bandung | Image credit: instagram.com/demajestic_bandung

Di salah satu dinding bangunan, terdapat sebuah plakat yang menandakan bahwa bangunan De Majestic ini merupakan salah satu bangunan cagar budaya di Bandung yang dilindungi oleh pemerintah.

Dari plakat tersebut, kita bisa mengetahui bahwa arsitek dari bangunan megah ini adalah C.P. Wolff Schoemaker. Ia adalah seorang arsitek masa Hindia Belanda yang banyak melahirkan karya arsitektur di Bandung yang sebagian besar masih bisa kita nikmati keindahannya hingga kini.

Beberapa Kali Berganti Nama

Gedung Majestic
Interior Gedung Majestic | Image credit: instagram.com/demajestic_bandung

Bangunan De Majestic ini dahulu dibangun pada tahun 1924 sebagai gedung bioskop bernama Concordia Bioscoop. Nama ini berasal dari nama Gedung Merdeka di sebelahnya yang dahulu bernama Societeit Concordia, sebuah gedung perkumpulan orang-orang elit Eropa.

Dalam buku Braga: Jantung Parijs van Java disebutkan bahwa Majestic pernah mengalami beberapa kali pergantian nama. Concordia Bioscoop berganti nama menjadi Majestic Theatre pada tahun 1973. Kemudian pada tahun 1960an, nama bioskop ini sempat memiliki nama Bioskop Dewi.

Lalu pada tahun 2000an, gedung De Majestic pernah berganti nama lagi menjadi Asia-Africa Cultural Center (AACC) dan tidak lagi dipergunakan sebagai gedung bioskop.

Kini, gedung ini kembali ke nama lamanya, De Majestic. Mesti sudah tidak lagi digunakan sebagai bioskop, bangunan ini tetap aktif digunakan sebagai gedung pertunjukan dan salah satu pusat kebudayaan di Bandung.

Baca juga Ada Berapa Banyak Istana Presiden di Indonesia?

Audya
Author

Write A Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.