Seni

Dari Tashoora Hingga Isyana Sarasvati, Inilah 9 Rilisan Album di Tahun 2019

Pinterest LinkedIn Tumblr

2019 menjadi tahun yang ramai dengan beragam rilisan album yang menambah warna musik tanah air. Sejumlah pendatang baru seperti Tashoora, Loner Lunar, dan Hindia memulai debut album perdananya yang dirilis tahun ini. Tak ketinggalan dengan The Adams yang kembali muncul setelah belasan tahun menahan kelahiran album baru. Tahun ini pun ditutup dengan manis oleh kejutan dari Isyana Sarasvati dalam album terbarunya yang sangat berbeda. Holamigo merangkum 9 rilisan album dari 9 musisi sepanjang tahun 2019 dalam ulasan berikut ini.

Zoo – “Khawagaka”

Rilisan Album Zoo
Image credit: yesnowave.com

Tepat di hari pertama pada awal tahun 2019, kita disambut dengan peluncuran album dari salah satu band berbahaya, Zoo. Beanggotakan Rulli Shabara, Bhakti Prasetyo, Ramberto Agozalie, dan Dimas Budi Satya, rilisan album “Khawagaka” hadir dengan nafas musik yang tidak biasa. Ketika mendengar rangkaian lagu dalam album ini, kita seperti dibawa menjauhi masa modern dengan lirik menggunakan bahasa tutur bernama Zufrasi yang terdengar khidmat.

The Adams – “Agterplass”

Rilisan Album The Adams
Image credit: genius.com

Seolah tak lekang oleh waktu, pada 6 Maret 2019 The Adams kembali meluncurkan album terbaru dalam dekade ini yang bertajuk “Agterplaas”. Penggarapan lirik dan musik dalam album ini dibuat semakin matang. Materi untuk album ini ternyata sudah disiapkan Ario Hendarwan dan kawan-kawan sejak bertahun-tahun silam. Untuk menyambut album “Agterplass”, The Adams pun menggelar konser di Studio Palem Kemang, Jakarta Selatan, dan IFI Bandung.

Polka Wars – “Bani Bumi”

Rilisan Album Bani Bumi
Image credit: genius.com

Band indie asal Jakarta, Polka Wars, memulai bulan Mei tahun ini dengan album terbarunya “Bani Bumi”. Berisi 13 lagu dengan “Bani” sebagai intro-nya dan “Bumi” sebagai outro-nya, album ini banyak menceritakan kegelisahan yang sering dialami oleh manusia. Dalam lagu “Suar”, Polka Wars menggaet Sandrayati Fay yang menjadikan rilisan album ini semakin berwarna. Tak ketinggalan sampul album “Bani Jawi” dihiasi artwork cantik karya Anindya Anugrah yang digarap dengan sangat apik.

Dialog Dini Hari – “Parahidup”

Rilisan Album Dialog Dini Hari
Image credit: balebengong.id

Lima tahun setelah album “Tentang Rumahku”, Dialog Dini Hari pun tak mau ketinggalan meluncurkan album terbaru bertajuk “Parahidup” pada 17 Juli 2019. Album “Parahidup” berisi 11 lagu termasuk single “Pralaya” dan “Sediakala”. Band folk asal Bali ini melakukan rekaman sepanjang bulan September hingga Oktober 2018 di Densar, Bali.

Jirapah – “Planetarium”

Rilisan Album Jirapah
Image credit: jirapahmusic.bandcamp.com

Jirapah sukses mengeksekusi 9 track ke dalam album terbarunya, “Planetarium”. Rilisan album ini dibuka dengan intro “Menapak” yang mengantarkan kita pada deretan musik yang kontemplatif. Salah satu hal menarik dalam rilisan kali ini, Jirapah menggunakan Bahasa Indonesia dalam semua lagu di “Planetarium”.

Loner Lunar – “A Brief Tale of Long Search”

Loner Lunar
Image credit: magazine.googoo.fm

27 September 2019 menjadi menjadi tanggal penting bagi band pendatang asal Bandung, Loner Lunar. Pasalnya, album perdana mereka yang berjudul “A Brief Tale of Long” berhasil dibicarakan oleh banyak penikmat musik shoegaze dalam negeri. Sebelum album ini rilis, Loner Lunar telah mengeluarkan 3 single berjudul “War In My Mind”, “The City (You’re Missing From Me)”, dan “.Fin” yag digarap bersama Hindia.

Tashoora – “Hamba Jaring Cahaya, Hamba Bela Gelapnya”

Tashoora
Image credit: whiteboardjournal.com

Selain Loner Lunar, band asal Yogyakarta, Tashoora pun tak mau kalah dengan album perdananya “Hamba Jaring Cahaya, Hamba Bela Gelapnya”. Album yang dirilis pada 30 Oktober 2019 ini berisi 9 lagu dengan tempo yang sangat powerful. Tashoora menggaet beberapa musisi lain dalam 5 lagu di album ini, di antaranya .Feast, Gardika Gigih, Kuaetnika, Afif Mustache and Beard, dan Rubah di Selatan.

Hindia – “Menari dengan Bayangan”

Hindia
Image credit: medcom.id

Pada akhir November, pentolan .Feast, Baskara Putra melahirkan rilisan album solonya yang berjudul “Menari dengan Bayangan” di bawah nama Hindia. Sebelumnya Hindia telah mengeluarkan beberapa single dengan berkolaborasi bersama deretan musisi ternama seperti Rara Sekar, Sal Priadi, Matter Mos, Petra Sihombing, Natasha Udu, dan Wisnu Ikhsantama. Lagu “Secukupnya” sempat meledak sebelum album “Menari dengan Bayangan” dirilis. Lagu ini pun menjadi musik video promosi art fair bergengsi setanah air, Art Jakarta.

Isyana Sarasvati – “LEXICON”

Isyana Sarasvati
Image credit: mainmain.id

Musisi yang kini banyak dibicarakan atas pertunangannya, Isyana Sarasvati, membuka jati dirinya dalam album “LEXICON”. Dirilis pada 29 November 2019, album ini sangat berjarak dari unsur musik pop yang selama ini telah melekat pada Isyana. Suasana enerjik, muram, dan megah bercampur dengan apik dalam setiap lagu di “LEXICON”. Tak tanggung-tanggung, Isyana memamerkan skill seriosanya dalam lagu “Sikap Duniawi” sebagai pembuka album ini.

Baca juga Kaleidoskop Festival Musik di Indonesia Sepanjang Tahun 2019

Audya
Author

Write A Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.