Destinasi Sumatera

Berkunjung ke Rumah Pengasingan Bung Karno di Bengkulu

Pinterest LinkedIn Tumblr

Jika kamu sedang berkunjung ke Bengkulu, mampirlah ke salah satu rumah bersejarah yang pernah ditinggali orang nomor satu di Indonesia, yakni Rumah Pengasingan Bung Karno. Rumah sederhana tersebut berada di Anggut Atas, Kota Bengkulu. Halamannya sangat luas dan asri. Rumahnya bergaya indische dengan kanopi di bagian berandanya.

Pada tahun 1938, Soekarno beserta Inggit Garnasih dan kedua anak angkatnya menjalani hukuman pengasingan di Bengkulu. Selama di Bengkulu, mereka menempati rumah tersebut dengan pengawasan dari pemeritah Hindia Belanda. Sebelumnya mereka diasingkan ke Ende, Flores pada tahun 1934 hingga 1938.

Rumah Pengasingan Bung Karno
Image credit: instagram.com/tentatik

Kini rumah tersebut bisa kita kunjungi sebagai cagar budaya yang dilestarikan di Bengkulu. Bangunan dan halamannya tampak terawat dengan baik. Ketika memasuki ke bagian dalam Rumah Pengasingan Bung Karno ini, kita akan merasakan suasana ketika keluarga Soekarno dan Inggit menetap. Di ruang tengah, dipajang sebuah sepeda tua yang dulu sering digunakan oleh keluarga kecil tersebut untuk beraktivitas sehari-hari.

Menjadi Politikus dan Arsitek

Pada bagian ruang depan Rumah Pengasingan Bung Karno, terdapat sebuah ruang berbentuk segi delapan berisi meja kerja lengkap dengan kursi dan tak buku. Dahulu Soekarno memakai ruangan ini sebagai ruang kerjanya. Di dalam rak bukunya terdapat buku-buku koleksi milik Soekarno yang jumlahnya hingga ratusan. Buku-buku bacaannya meliputi tema politik, agama, dan seni. Soekarno memang dikenal sebagai sosok yang gemar membaca buku. Bahkan ketika ia ditahan di Penjara Banceuy, Bandung, Inggit sering mengunjunginya untuk menyeledupkan buku-buku bacaan untuk dibacanya di balik dinding sel.

Baca juga Bertamu ke Rumah Bersejarah Inggit Garnasih di Bandung

Di samping menjadi tokoh politik, Soekarno pun bekerja sebagai arsitek. Hal tersebut dapat kita ketahui di Rumah Pengasingan Bung Karno. Di dinding ruang kantornya terdapat pigura-pigura foto yang menampilkan foto rumah-rumah yang dirancang oleh Soekarno. Di rumah ini pun kita masih bisa melihat ranjang yang berada di kamar yang dulu digunakan oleh keluarga Soekarno.

Kegiatan Soekarno selama menjalani masa hukuman pengasingan di Bengkulu cukup produktif. Ia tetap bekerja dan aktif dalam beberapa kegiatan kesenian, salah satunya adalah mengelola grup tonil Monte Carlo. Di bagian ruangan tengah, kita dapat melihat sebuah foto yang menampilkan sosok Soekarno dan Fatmawati. Bengkulu merupakan tempat pertama kali mereka bertemu.

Audya
Author

Write A Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.