Informasi Travel Tips

Aturan Penerbangan Saat Membawa Barang-Barang di Sekitar Kamu

Pinterest LinkedIn Tumblr

Seiring berjalannya waktu, semakin banyak pula serba-serbi dan barang elektronik yang mungkin menjadi barang utama untuk traveling. Beberapa diantaranya sebut saja headset bluetooth, rokok elektrik atau vape, hingga power bank yang selalu setia menemani para traveler.

Hanya saja, mengutip CNN Indonesia, barang yang berisi baterai memiliki potensi meledak saat terjadi tekanan udara saat pesawat berada di langit. Maka tidak heran jika ada kebijakan bahwa power bank dan drone dilarang dibawa ke kabin dalam keadaan aktif.

Namun, aturan untuk membawa barang-barang tertentu ini pastinya berbeda di setiap maskapai. Tergantung dari tiap bandara dan negaranya. Jadi sebaiknya kamu menghubungi pihak maskapai jika kamu membawa barang-barang berikut.

Bluetooth Headset

Saat kamu berada dalam perjalanan pesawat, sebenarnya kamu masih bisa loh menggunakan bluetooth headset! hanya saja kamu perlu tahu cara mengaktifkannya. Sebelum kamu mengaktifkan bluetooth headset kamu, pastikan kamu mengaktifkan airplane mode terlebih dahulu. Kemudian setelahnya kamu bisa mengaktifkan bluetooth untuk disambungkan ke headset kamu.

Cara ini pun berlaku jika kamu ingin menyalakan wi-fi juga ya. Namun, kamu baru bisa tersambung dengan internet jika maskapai penerbangan yang kamu pilih menyediakan internet hotspot.

Rokok Elektrik atau Vape

Rokok elektrik tetap bisa dibawa, bukan berarti bisa kamu gunakan juga di pesawat loh! Penting sekali untuk kamu lebih teliti saat mengemas rokok eletrik. Pasalnya, jika adanya kebocoran dan terjadi pengapian tentu akan berbahaya bagi keselamatan di pesawat.

Jadi, pastikan kamu mengemas benar rokok elektrik kamu dengan memisahkan baterai dengan cairannya. Sebelum kamu memutuskan untuk membawa rokok elektronik kamu, pastikan pula kamu mengecek daerah dilarang membawa rokok elektrik seperti Thailand.

Power Bank

Walaupun banyak kasus soal power bank meledak di bagasi pesawat, namun sebenarnya power bank sendiri masih aman untuk dibawa saat perjalanan dengan pesawat kok. Karena power bank dapat dibawa saat perjalanan pesawat adalah power bank yang memiliki kurang dari 100 Wh.

Bagaimana cara menghitung Wh pada power bank? Kamu cukup kalikan voltase baterai dengan kapasitas baterainya. Contoh, power bank yang kamu miliki sebesar 10.000 mAh dengan voltase 3,85 Volt. Maka raitng energi power bank kamu sebesar 38500 mWh atau 38,5 Wh.

Roll Film

Untuk kamu pecinta kamera analog, jangan sampai kamu melupakan hal krusial ini. Roll film begitu sensitif dengan x-ray, roll film kamu berpotensi terbakar atau berubah warna saat terpapar x-ray. Jadi, saat kamu memasuki gate masuk bandara, pastikan kamu mengeluarkan film dalam kamera atau memisahkan roll film dengan kamera saat memasuki gate masuk bandara.

Jika petugas tidak sedang sibuk, kamu pun jangan sungkan untuk bertanya agar roll film yang kamu miliki tidak masuk ke dalam x-ray.

Alat Makan Stainless-Steel

Tren alat makan stainless-steel untuk mengurangi alat makan plastik tentu sebuah gerakan baik. Tidak heran, sudah banyak turis yang membawa alat makan sendiri saat traveling.

Kamu pun tentu bisa membawa alat makan stainless-steel kamu ke dalam pesawat. Namun, perlu diperhatikan, pastikan alat makan kamu tidak memiliki ujung lancip agar tidak dicurigai senjata tajam.

Drone

Jika kamu hendak membawa drone saat perjalanan pesawat, maka pastikan kamu sudah membongkar seluruh aksesori yang menempel di drone kamu. Cek juga baterai drone tidak menempel dan tidak di kondisi terisi 100 persen.

Setelah itu, kamu simpan aksesori drone ke dalam hard case untuk disimpan di kabin. Usahakan untuk tidak menyimpan drone ke bagasi. Karena tekanan udara di bagasi jauh lebih berbahaya untuk baterai drone.

Write A Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.