Teknologi

Safe Travel, Aplikasi Untuk yang Takut Plesir ke Luar Negeri

Pinterest LinkedIn Tumblr

Kementrian Luar Negeri (Kemlu) sejak tahun 2017 telah meluncurkan aplikasi khusus bagi para traveler, Safe Travel. Fitur yang ditawarkan pun untuk memudahkan para warga negara Indonesia (WNI) yang berada di luar negeri merasa aman dan nyaman. Sejak peluncurannya, mobile apps ini telah diunduh sebanyak 51 ribu pengguna. Aplikasi ini pun sudah tersedia baik Android maupun iOS.

Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kemlu Judha Nugraha mun menyebutkan jika jumlah WNI ke luar negeri terus bertambah. Sehingga aplikasi Safe Travel bisa dimanfaatkan lebih maksimal. Aplikasi Safe Travel sendiri adalah sebuah inovasi yang diciptakan Kemlu untuk para pelancong yang kurang memahami negara yang akan dituju.

Fitur yang Ditawarkan Safe Travel

Safe Travel pun dapat dimanfaatkan untuk para pelancong, WNI yang bekerja atau menetap di luar negeri untuk memperoleh informasi mengenai status keamanan dan kerawanan negara. Informasi tersebut dapat berupa indikator warna, informasi kuliner halal, akses pelayanan dan daftar perwakilan RI, cuaca dan destinasi lokal, hukum dan kebiasaan setempat, keimigrasian, hingga tombol darurat jika WNI dalam kondisi darurat. Diharapkan dengan adanya Safe Travel, WNI yang sedang berada di luar negeri dapat merasa lebih aman dan nyaman.

Dengan aplikasi ini pula, Kemlu dapat mengetahui sebaran, lokasi, serta identitas WNI yang sedang berada di luar negeri. Kemlu pun mengintegrasi database WNI dari Kependudukan Catatan Sipil (Dukcapil) Kemendagri. Para WNI yang sedang di luar negeri pun dapat bertemu dengan WNI lainnya dan berkenalan dengan fitur lainnya bernama Indonesia Nearby.

Selain mobile apps, Kemlu pun membuat inovasi untuk melindungi WNI di luar negeri dengan meluncurkan situs www.peduliwni.kemlu.go.id. Karena alasan keamanan, situs ini tidak dibuat versi mobile apps. Jadi, situs ini hanya bisa diakses oleh web browser.

Kemlu pun memiliki sejumlah data yang menyatakan, pada tahun 2018 sekitar 9,7 juta wisatawan Indonesia bepergian ke luar negeri. Jumlah tersebut meningkat sekitar 7 persen dari tahun sebelumnya. Tercatat pula sekitar 2,9 juta WNI menetap di luar negeri dengan jumlah terbesar berada di Malaysia, Arab Saudi, dan Taiwan.

Write A Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.