Kesehatan Kuliner

5 Tips Anti-Gendut Bagi Pecinta Fast Food

Pinterest LinkedIn Tumblr

Fast food atau makanan cepat saji menjadi hidangan favorit banyak orang. Selain rasanya yang lezat, penyajiannya pun terhitung cepat sehingga kamu tak perlu menunggu lama untuk segera menyantapnya. Tetapi, keseringan memakan makanan cepat saji tentunya tidak baik juga untuk kesehatan lho! Salah satu masalah kesehatan yang ditimbulkan oleh makanan cepat saji ialah obesitas atau kelebihan berat badan.

Meskipun fast food termasuk makanan yang tidak berdampak baik bagi kesehatan, bukan berarti kamu tidak boleh menyantapnya sama sekali. Hanya saja ada kiat-kiat khusus agar makanan cepat saji tidak akan merusak kesehatanmu, khususnya bagi kamu yang tidak ingin kelebihan berat badan. Apa saja kiat tersebut? Ini dia informasinya!

Hati-hati dengan Sausnya

Fast food
Unsplash.com/@klein2

Saus merupakan bagian yang penting dalam fast food. Pasalnya makanan akan semakin lebih nikmat bila disantap bersama saus. Pilihan sausnya juga cukup beragam, dari mulai saus cabai, tomat, barbeque, dan mayonnaise. Tetapi, kamu juga harus hati-hati dalam mengonsumsi saus tersebut karena kalorinya yang tinggi. Jadi, saat menyantap makanan cepat saji, pastikan kamu menghindari atau setidaknya mengurangi porsi saus.

Mindful Eating

Fast food
flickr.com/photos/[email protected]

Artinya kamu harus memikirkan apa yang kamu makan. Mindful eating merupakan konsep yang menekankan pada kesadaran tentang setiap makanan yang kamu konsumsi. Konsep ini sangat penting untuk diterapkan karena makanan apapun yang kamu konsumsi akan mempengaruhi pikiran dan tubuh kamu. Salah satu cara untuk menerapkan konsep ini adalah dengan mengunyah secara perlahan dan menikmati makanan tersebut tanpa terganggu hal apapun. Dengan begitu pencernaan kamu pun akan bekerja dengan baik dan kamu akan lebih santai dalam menyantap makanan kamu. Oh ya, konsep mindful eating bisa diterapkan dalam jenis makanan apapu, termasuk fast food.

Makan Seminggu Sekali

makanan cepat saji
Unsplash.com/@guibolduc

Sebagai pecinta fast food, kamu mungkin akan kesulitan untuk mengurangi intensitas menyantap hidangan ini. Tetapi, demi menjaga kesehatan serta berat badan ideal, sebaiknya kamu cukup menyantap hidangan ini paling sering satu minggu sekali. Menyantap makanan cepat saji seminggu sekali akan tetap mempertahankan kinerja metabolisme, jadi kamu tidak perlu takut gendut. Selain itu, menurut Times of India, makan makanan cepat saji satu kali seminggu akan memastikan bahwa tubuh kamu mendapatkan apa yang kamu butuhkan tanpa merusaknya.

Banyak Minum Air Putih

Fast food
Unsplash.com/@sanegineer

Tahukah kamu bahwa fast food mudah membuat orang ketagihan? Menurut buku yang ditulis Michael Moss yang berjudul Salt Sugar Fat: How the Food Giants Hooked Us, penambahan garam dan gula pada makanan cepat saji menjadi salah satu penyebab utamanya. Penambahan gula dan garam menyebabkan sensasi yang dikenal dengan ‘ledakan rasa’. Sensasi ini akan mengirimkan sinyal ke pusat otak dan menimbulkan perasaan senang sehingga kamu pun akan ‘kecanduan’ memakan hidangan cepat saji. Untuk mengatasinya, kamu perlu banyak minum air putih sebelum menyantap makanan tersebut. Air putih akan membantu kamu merasa kenyang lebih cepat dan kamu pun akan makan dengan porsi yang lebih sedikit.

Pilih Porsi Kecil

Makanan cepat saji
flickr.com/photos/[email protected]

Karena fast food memiliki kalori yang tinggi, kamu perlu menghindari promo upsize. Cukup menyantap porsi kecil saja agar kamu tidak menimbun kalori yang banyak serta mengurangi risiko yang dapat memberikan efek buruk pada kesehatanmu. Dengan porsi kecil, tidak akan menjadi masalah bila kamu menyantap makanan tersebut satu minggu sekali.

Dini
Author

Write A Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.