Asal-usul Kuliner

4 Sejarah Kue Populer dari Berbagai Negara

Pinterest LinkedIn Tumblr

Sejarah kue populer di setiap negara tentunya berbeda-beda. Terlebih lagi sejarah tersebut terbilang unik untuk dibahas. Pastinya mengetahui asal-muasal kue tersebut akan memberikan pengetahuan tambahan untuk kita, khususnya bila kamu pecinta kudapan manis ini. Kira-kira ada cerita apa ya dibalik keberadaan kue tertentu? Dari negara mana kue tersebut berasal dan apa sejarahnya? Yuk kita cari tahu sama-sama!

Jumble

sejarah kue jumble
Image source: @wholefoodsatl

Sejarah kue yang berbahan dasar tepung ini dimulai pada abad ke-7. Saat itu jumble merupakan kudapan bagi orang kaya Eropa. Karena memiliki ketahanan yang cukup lama, mereka sering menjadikan kue ini sebagai bekal saat diperjalanan. Namun, pada abad ke-18, jumble ternyata menjadi kudapan favorit di Amerika Serikat dan yang paling terkenal adalah jumble cokelat. Nama jumble sendiri sebenarnya masih belum jelas. Ada yang mengatakan namanya berasal dari kata ‘gimal’ atau ‘gimbal’ yang berarti ‘dua cincin yang disatukan’. Ada juga yang mengatakan namanya berasal dari kata ‘geminus’ yang artinya ‘kembar’.

Chocolate Chip Cookies (Kue Cokelat)

sejarah kue chocolate chip cookies
Image source: @katiebirdbakes

Sejarah kue cokelat ini berawal dari penemuan tidak sengaja Ruth Wakefield, pengurus penginapan Toll House di Massachusetts, Amerika Serikat. Saat itu, Wakefield berniat membuat kue, tapi dia kehabisan cokelat khusus kue yang biasa digunakan. Sebagai pengganti, dia malah menggunakan potongan cokelat semi-manis. Alih-alih meleleh, cokelat tersebut malah timbul ke permukaan dan memberikan aksen pada kue. Karena bentuknya yang unik dan rasanya yang enak, akhirnya Wakefield mempertahankan resep ini dan munculah chocolate chip cookies. Kue ini pun akhirnya populer di seluruh bagian Amerika Serikat dan sering dijadikan makanan penutup. Bahkan kue ini menjadi camilan favorit tentara AS yang tengah berperang di luar negeri.

Fortune Cookie

Image source: @unfortunatecookies

Fortune cookie atau kue keberuntungan umumnya sering ditemukan di restoran Cina. Dalam kue tersebut, terdapat secarik kertas yang berisi kata-kata bijak. Menurut kepercayaan, kata-kata tersebut sesuai dengan masalah yang sedang dihadapi lho! Kamu percaya? Kalau yang ini kamu harus percaya! Pasalnya, sejarah kue ini bukan berasal dari Cina, melainkan dari Kyoto, Jepang. Di sana,  kue ini dikenal dengan sebutan tsujiura senbei yang dibuat dari campuran kecap asin dan wijen.

Tsujiura senbei kemudian mulai populer saat Perang Dunia II di mana lebih dari 100.000 tentara Amerika Serikat ditempatkan di Jepang dan tertarik dengan kue ini. Melihat ketertarikan tersebut, orang Cina menjadikannya sebagai lahan bisnis dan mulai menyajikan kue ini sebagai hidangan penutup. Kembali ke masa kini, fortune cookie sudah mengalami berbagai modifikasi agar rasanya dapat diterima semua lidah. Rasanya pun lebih manis dan akan terasa sedikit rasa vanilla saat kamu menyantapnya.

Macaron

sejarah kue macaron
Image source: @amaro_macarons

Bila berbicara tentang macaron, pasti yang ada dipikiran kamu adalah warnanya yang beragam dan rasanya yang manis. Tapi apa kamu tahu tentang sejarah kue ini? Kue ini muncul untuk pertama kali di Prancis saat pernikahan Raja Henry II pada tahun 1553. Awalnya, macaron hanya kue kecil warna-warni yang tidak memiliki isi. Tetapi, pada pertengahan abad ke-19, Pierre Desfontaines, cucu pendiri toko kue mewah di Prancis Ladurée, memiliki ide untuk memberikan isi sebagai perekat dua keping macaron. Macaron sendiri terbuat dari campuran tepung almond, telur, dan gula. Dalam beberapa tahun belakangan, kue beraneka warna ini juga mulai populer di Indonesia.

Dini
Author

Write A Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.