Kuliner

10 Minuman Tradisional Terpopuler di Ajang API 2019

Pinterest LinkedIn Tumblr

Indonesia memiliki beragam minuman tradisional yang khas dan menjadi primadona di wilayah asalnya. Tetapi, dari sekian banyak pilihan, hanya 10 minuman yang berhasi masuk dalam kategori minuman khas atau tradisional terpopuler 2019 di ajang apresiasi pariwisata bergengsi Indonesia, yakni Anugerah Pesona Indonesia. Apa saja minuman tersebut dan dari mana asalnya? Simak daftar nominasinya berikut ini!

Air Dohot, Kepulauan Riau

minuman tradisional air dohot
Image source: @ruziana.fathruzi

Minuman tradisional ini terbuat dari campuran buah-buahan yang dikeringkan seperti buah dohot, kismis kuning, dan kelengkeng. Buah-buahan tersebut kemudian dimasukan ke dalam air yang telah diberi gula batu sehingga minuman ini berwarna kecoklatan dan terasa manis.

Es Selendang Mayang, DKI Jakarta

Image source: @nana_hanif7

Es selendang mayang merupakan minuman tradisional khas Betawi yang terbuat dari tepung hunkwe. Tampilannya berwarna-warni dan cantik. Minuman ini juga memiliki rasa manis dan sedikit gurih dari campuran kuah santan.

Jadi Kerbau, Kabupaten Sumbawa

Tidak banyak informasi mengenai minuman  asal Kabupaten Sumbawa ini. Tetapi fakta bahwa minuman ini berhasil masuk nominasi  Minuman Tradisional Populer di Anugrah Pesona Indonesia membuktikan bahwa jadi kerbau banyak digemari masyarakat lokal. Sumbawa sendiri terkenal dengan olahan berbahan dasar susu kerbau.

Kawa Daun, Kabupaten Tanah Datar

minuman tradisional ini berupa kopi
Image source: @vinostar1

Kawa daun merupakan minuman kopi khas Kabupaten Tanah Datar. Tetapi, berbeda dengan kopi lainnya, minuman tradisional ini disajikan dengan menggunakan batok kelapa yang sudah dibersihkan serabutnya. Batok itu kemudian didudukan di atas potongan bambu agar tidak goyang.

Saguer, Kota Tomohon

Image source: @wheniaminminahasa

Minuman tradisional orang Minahasa ini terbuat dari fermentasi air nina. Warnanya putih seperti air sagu dengan rasa manis, asam, dan agak pahit. Minuman ini juga memiliki kadar alkohol yang terbilang rendah, yakni antara 4-5%.

Sarraba, Provinsi Sulawesi Selatan

Image source: @hannahpriestly

Minuman favorit masyarakat Bugis yang terbuat dari kuning telur, jahe, santan, gula aren, dan merica bubuk. Saat diminum, akan terasa manis, pedas, dan hangat di tenggorokan. Aroma sarraba pun sangat khas dan menggugah selera.

Sirup Aren, Kabupaten Lebak

Sirup aren merupakan produksi asli dari Kabupaten Lebak yang dikenal dengan berbagai olahan berbahan dasar aren-nya. Sirup aren sendiri diproduksi oleh Lebak Ekonomi Kreatif (Leekraf) dan dianggap sebagai produk unggulan daerah tersebut.

Sirup Pala, Kabupaten Maluku Tengah

Buah pala bahan dasar pembuatan sirup pala, – image source: @anniejunita

Sirup pala ialah minuman ini yang sering dikonsumsi masyarakat Kabupaten Maluku Tengah. Masyarakat lokal pun sudah mulai memproduksi sirup ini dalam bentuk kemasan agar mudah didistribusikan ke berbagai wilayah.

Sirup Pedada, Kabupaten Tanjung Jabung Timur

Sirup yang terbuat dari buah pedada ini diciptakan pertama kali oleh Al Akmar, warga Kabupaten Tanjung Jabung Timur yang tertarik dengan potensi hutan mangrove di daerahnya.  Karena kreasinya, sirup pedada pun menjadi minuman tradisional populer dan dinominasikan di ajang Anugerah Pesona Indonesia 2019.

Teh Beras Merah, Kabupaten Tabanan

minuman tradisional dari beras merah

Sesuai dengan namanya, minuman tradisional ini terbuat dari beras merah yang disangrai. Setelah disangrai hingga harum, hanya tinggal tuangkan air panas dan beri gula bila menyukainya.

Avatar
Author

Write A Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.